MENYANTAP DAGING RUSA BERKAWAN NINJA DI ‘SHINJUKU NINJA’ JEPANG

ORANGTUAIDAMAN.COM Cita rasa otentik khas Jepang bukan satu-satunya yang disajikan di restoran dan bar Shinjuku Ninja. Pengalaman unik berinteraksi dengan segala sesuatu beraroma ninja menjadi cara penyajian sekaligus kemasan produk kuliner Shinjuku Ninja.

Daging sapi omi yang disajikan di restoran Shinjuku Ninja

Penulis berkunjung ke restoran itu pada hari kedua bersama UD Truck saat meliput kegiatan kompetisi Extra Mile Challenge 2018, belum lama ini. Restoran itu terletak di jantung keramaian serta sentra destinasi orang asing di Tokyo, Jepang.

Eksterior dan interior serba hitam menjadi sajian pengalaman yang bisa Anda rasakan saat berkunjung ke restoran itu. Seorang pramusaji berpakaian serba hitam ala ninja pun akan menyambut kedatangan Anda, serta memandu ke lokasi ruang makan. Selama menuju ruang makan, Anda akan melewati lorong gelap. Uniknya, beberapa ninja terlihat menjaga di sepanjang jalur itu.

Kemudian, saat pelayan cantik berpakaian serba hitam itu membuka pintu geser, meja makan terlihat membujur di dalam ruang makan. Lampu temaram kian membuat suasana di dalamnya tenang. Desain interior bercorak khas Jepang, dengan poin of interest patung ninja tua membuat siapa saja yang datang ke ruang itu akan menahan pembicaraan. Tak heran jika suasana pun menjadi hening.

Saat itu, penulis bersama rombongan duduk mengelilingi meja kayu. Tak lama setelah pintu ditutup oleh pelayan cantik tadi, kami pun terdiam menahan rasa penasaran.

Saat itu,  penulis bersama rombongan duduk mengelilingi meja kayu. Tak lama setelah pintu ditutup oleh pelayan cantik tadi, kami pun terdiam menahan rasa penasaran.

Kemudian daftar menu pun disodorkan. Saat itu kami memesan menu Japanese Cuisine Set Course yang terdiri dari appetizers, tahu bakar saus manis, ikan putih bertabur citrus dan sayuran, daging sapi omi yang dipanggang, nasi putih serta dessert cokelat dan es krim berbentuk bonsai. Menu pencuci mulut itu disebut Bonsai Ninja.

Menariknya, nasi yang kami nikmati di sana dipesan langsung dari Akino Uta, sebuah daerah di Jepang yang menjadi kampung halaman para Ninja.

Satu set menu yang dipesan itu tidak disajikan ramai-ramai dalam waktu bersamaan, tetapi disajikan satu-per satu. Kami pun diberi waktu yang cukup untuk benar-benar menikmati setiap sajiannya.

Beberapa saat kemudian, pelayan tadi kembali ke ruang makan membawa miniatur kapal lengkap dengan asap yang menyembur dari setiap sisinya. Sajian berbentuk kotak seukuran ibu jari lalu dikeluarkan dari kapal kecil itu. Tiap pengunjung mendapat dua buah sajian berbentuk kotak tersebut.

“Selamat datang dan selamat menikmati cokelat khas Jepang di Shinjuku Ninja,” papar pelayan itu mempersilakan.

Berbagai menu kemudian di sajikan berurutan sesuai dengan set course yang sudah dipesan.

Rasa terkejut muncul saat menu dessert disajikan. Sebab tiba-tiba saja datang sesosok ninja ke ruang makan. Ia membawa kotak berwarna hitam yang membuat penasaran. Rupanya ia akan melakukan atraksi sulap mini berupa permainan kartu remi (playing cards), yang disuguhkan dengan suasana interaktif dan memancing kagum Serta tawa. Hal tersebut tentu saja menjadi hiburan tersendiri usai menyantap hidangan-hidangan Jepang yang mengagumkan itu.

Datang ke restoran ini benar-benar berbeda dari restoran-restoran yang ada. Tempat ini cocok didatangi para wisatawan yang ingin merasakan sensasi berbeda dalam mencicipi cita rasa kuliner Jepang dengan tradisi dan ciri khas Jepang yang sangat melegenda, ninja.

error: Content is protected !!