KENIKIR, BUNGA LAWAS YANG SELALU BARU

ORANGTUAIDAMAN.COM – Tanaman lama yang selalu menghiasi halaman ini tak henti – hentinya menyuguhkan varian baru yang kaya warna.

Tak pelak tanaman yang dijuluki tai kotok ini kerap membuat penggemarnya kebingungan. Ragam warna yang tercetak di label cukup menggiurkan untuk dibudiayakan. Semuanya cantik dan semarak. Namun sayang, tidak semua bunga bisa tumbuh di kawasan panas. Dari jaman dulu, marigold merupakan bunga favorit, yang walau kerap diabaikan karena aromanya yang tak menyenangkan, tetap saja selalu ditanam di halaman maupun area publik.

Dua Jenis Kenikir
Nama Indonesianya memang kurang menyenangkan, tahi kotok, merujuk pada aroma Tagetes erecta atau mexican marigold. Atau nama lainnya bunga kenikir yang tak enak disantap. Sedangakn kenikir yang enak diurab namanya Cosmos caudatus. Bunga marigold ini berwarna oranye atau kuning cerah dengan mahkota berbentuk segitiga. Satu bunga terdiri dari satu lapis mahkota bunga. Dibudidayakan dengan biji yang dihasilkan dari bunga yang sudah tua.

Jenis kedua adalah Tagetes patula atau african marigold. Habitat aslinya dari Afrika, dengan bunga bulat seperti bola. Helaian markotanya menggulung , satu bunga terdiri dari berlapis – lapis mahkota sehingga membentuk bunga yang bulat. African marigold ini asalnya berwarna kuning cerah, yang umum digunkana sebagai bunga potong karena fase life-nya yang panjang. Kita bisa saksikan penggunaannya pada bunga papan, ucapan bela sungkawa atau ucapan selamat. Mudah dibentuk sehingga digunakan untuk membuat tulisan di bunga papan.

Kemajuan breeding menghasilkan bentuk ketiga, yakni perpaduan antara african marigold dan mexican marigold. Bentuk dan warnanya beragam, baik untuk ditanam di tanah maupun sebagai bunga potong.

Ditanam di tanah, biasanya ditanaman dalam bentuk hamparan. Atau ditanam di pot sebagai tanaman pajangan. Caranya, benih cukup disebarkan di media yang porus. Terdiri dari campuran tanah, pupuk kompos atau pupuk kandang. Bila tanah terlalu padat, tambahkan dengan sekam. Kira – kira seminggu benih sudah berkecambang. Sekitar 6 minggu setelah tanam biasanya sudah bisa berbunga.

Mau Pilih Yang Mana?

1. French marigold royal mix
Helaian mahkota tunggal berwarna oranye kemerahan dengan pinggiran kuning cerah. Dimater bunga antara 3- 5 cm. Tinggi tanaman kira-kira 20 cm. Biasanya ditanam sebagai tanaman pot maupun tanaman hamparan.

2. Marigold janus orange

Bentuk bunganya seperti piring terbang, dipadati oleh mahkota yang rapat dengan warna aranye. Ukuran bunga sekitar 5 cm, dengan tinggi tanaman sekitar 50 cm. Ditanam sebagai bunga potong.

3. Marigold java
Bunga berbentuk bulat, dengan warna kuning cerah. Mahkota bunga agak bergelung memwedati bunga hingga kelopaknya tidak terlihat. Jenis ini produktivitas bunganya tinggi. Satu tanaman bisa menghasilkan lebih dari 5 kuntum bunga.

4. Royal yellow
Mahkota tunggal berwarna kuning, turunan dari mexican marigold. Berfungsi sebagai tanaman pot. Tinggi tanaman antara 20 – 30 cm, digunakan sebagai bedding  plant (tanaman hamparan)

5. Royal red
Berwarna merah menyala, menarik mata yang memandang walau ukuran bunganya kecil. Diamter bunga tak lebih dari 3 cm. Sebagai tanaman pot atau tanaman hamparan. Dibudidayakan di Melrimba Garden sebagai elemen taman.

6. Royal splash
Bunga terdiri dari dua warna, yakni kuning dan oranye di bagian tengah atau dibalik, pinggirannya oranye di bagian tengah berwarna kuning. Bunga untuk tanaman hamparan dan tanaman pot.

Tips : Agat Tai Kotok Rajin Berbunga

Bunga marigold bertahan tak lebih dari dua minggu. Jenis yang hibrida, biji tidak dihasilkan dari bunga. Bila Anda ingin menanam lagi, maka belilah benih yang baru. Nah, agar tanaman senantiasa terlihat bagus, potonglah bunga yang sudah kering hingga pangkal tangkai bunga. Pemotongan bunga ini juga mendorong bunga baru tumbuh. 

error: Content is protected !!