MERAWAT MASKOKI: PAHAMI FAKTOR PENCERAH DAN PARAMETER AIR

ORANGTUAIDAMAN.COM – Keindahan maskoki bisa dinilai dari bentuk dan warna tubuhnya. Mencerahkan warna maskoki bisa untuk tujuan kontes atau dijual. Nah, mana yang dipilih?

Untuk keperluan kontes, maskoki dipilih berdasarkan bentuk tubuh dan performanya, baru kemudian dipoles warnanya. Sedangkan untuk perdagangan, warna sangat menunjang penampilan dan bisa mendongkrak harga. Karena itu bagi breeder maupun pehobi maskoki, untuk mencerahkan warna, ada beberapa parameter yang harus diperhatikan. Diantaranya faktor genetik, usia, suhu, sinar ultraviolet, dan kandungan air.

Tak bisa dipungkiri kalau indukan mempunyai genetik yang baik dengan warna solid cerah maka anakan yang diturunkan juga akan baik. Jadi dari segi genetik harus dipilih maskoki yang warnanya solid dan cerah di antara maskoki dalam satu cohort (satu keturunan). Ikan terpilih yang warnanya paling bagus itu bisa dijadikan indukan.

Dari faktor usia, secara otomatis semakin tua semakin cerah warnanya. Namun setelah maskoki melewati masa usia lanjut sekitar 2-3 tahun, warna sudah tidak tumbuh dan mulai memudar.

Suhu, Cahaya, Kualitas Air
Suhu juga tergantung cuaca dan musim. Saat musim panas dengan suhu diatas 30°C, pertumbuhan maskoki sangat pesat dibandingkan dengan pertumbuhan warnanya. Kalau memelihara maskoki pada masa pertumbuhan di musim panas dengan suhu diatas 30°C, pertumbuhannya sangat cepat namun korban warna. Karena pertumbuhan warnanya kalah. Hal ini bisa menyebabkan warna maskoki pudar dan tidak solid. Sedangkan jika memelihara maskoki dengan suhu dibawah 23°C, pertumbuhan maskoki sangat lambat namun warnanya sangat solid. Dengan kondisi ini bentuk tubuh maskoki tidak indah, karena kelihatan kuntet (terbonsai).

Suhu optimal ± 25°C. Paling tidak 23-28°C. Pada ring suhu ini pertumbuhan tubuh maskoki akan sejalan dengan pertumbuhan warna maskoki. Dengan suhu 28°C, warna maskoki bisa muncul bagus. Karena pertumbuhan tubuh dan warna sejalan. Kalau dibawah 28°C, warnanya lebih gelap.

Sinar ultraviolet (UV) dari cahaya matahari juga berpengaruh pada kecerahan warna maskoki. Sinar ultraviolet ini maksimal didapatkan dari kolam outdoor. Di kolam outdoor, warna maskoki akan lebih bagus, karena UV bisa menyuburkan phyto plankton dan algae sebagai sumber pigmen warna untuk maskoki. Kalau di kolam atau akuarium indoor, plankton dan algae cenderung tidak tumbuh, membuat warna maskoki memudar.

Parameter kualitas air juga bisa berpengaruh pada ketajaman warna maskoki, seperti Degree of Hardness (DH), kekerasan atau kesadahan air. DH ini sangat mempengaruhi warna karena kesadahan berasal dari mineral khususnya kandungan kapur. Semakin tinggi nilai kesadahannya semakin kuat warna yang muncul.

Mengelola Parameter
Setelah faktor dan parameter kita ketahui, maka untuk langkah selanjutnya adalah mengelola parameter tersebut sehingga bisa menumbuhkan warna tajam pada maskoki.  Penunjang penajaman warna secara natural menggunakan pakan alami plankton seperti spirulina (tajamkan warna merah), wheat germ (gandum) untuk menajamkan warna putih. Untuk warna merah juga bisa menggunakan astacxantin, charophyl, dan chitosan. Kalau chitosan berasal dari kulit udang dan kepiting. Kalau menajamkan warna secara umum bisa juga menggunakan tanaman air ‘mata lele’. Semua bahan ini biasa disebut achancer colour.

Cara alami menajamkan warna pada maskoki meliputi setting suhu, penyinaran matahari minimal 50%. Kalau kolam outdoor, penyinaran sangat cukup. Plankton dan algae bisa tumbuh sehingga menjadikan warna air hijau atau green water yang sangat kaya akan nutrisi dan bisa menguatkan pigmen warna pada maskoki.

Sedangkan dari faktor internal, maskoki sangat dipengaruhi oleh genetik dan usia. Dari genetik harus diambil warna-warna yang dominan. Indukan diambil dari yang paling unggul di segi warna dalam satu cohort.

Info:
Maskoki Jumbo

Usia sangat berpengaruh pada ketajaman warnanya, saat masa pertumbuhan warnnya tidak tajam. Karena pertumbuhan lebih pesat dari pertumbuhan warna. Namun saat maskoki jumbo berusia dewasa atau semakin tua, warnanya semakin tajam, karena pertumbuhan badan dan warnanya seimbang.

 

error: Content is protected !!