TAHU BESI: PELUANG DIVERSIFIKASI PANGAN PENGGANTI KEDELAI

ORANGTUA IDAMAN – Biji  trembesi merupakan hasil hutan  bukan kayu yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku tahu. Pasalnya, biji trembesi mengandung kadar protein yang hampir sama dengan kedelai.  Sedangkan kandungan zat  lain yang terdapat di dalam biji trembesi  bisa untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan rendah lemak.

Nah, melihat begitu banyak manfaat dan kandungan gizinya, maka biji trembesi berpotensi diolah menjadi bahan baku makanan alternatif. Salah satunya sebagai bahan pembuat tahu.

Pemanfaatan biji trembesi bisa mengurangi ketergantungan impor kedelai yang saat ini digunakan sebagai bahan baku tahu. Dengan demikian diharapkan tidak lagi dipermainkan oleh fluktuasi harga.

Bentuk Inovasi
Sediakan 4 kg kedelai dan 10 kg biji trembesi yang bagus dan bersih. Biji trembesi direndam di dalam air selama 6-7 jam. Begitu pula dengan kedelai, direndam sekitar 4 – 5 jam. Tujuannya, untuk memudahkan pengelupasan kulit dan memudahkan proses penghancuran ketika diblender. Bahan lainnya adalah bumbu-bumbu, air dan bahan penggumpal yaitu cuka kayu. Daging biji trembesi dan kedelai yang sudah dicuci kemudian dihancurkan dangan cara diblender. Tambahkan air, bumbu dan cuka kayu sebagai penggumpal, lalu diblender kembali hingga terbentuk menjadi bubur.Masak bubur tersebut dengan dengan suhu 70°C-80°C kemudian diaduk-aduk dalam agar tidak mengerak di dasar panci. Untuk memisahkan antara ampas kacang kedelai dan biji trembesi dengan sarinya gunakan kain belacu. Ampas atau endapan kacang kedelai dan biji trembesi tersebut kemudian dipres dan dicetak sesuai dengan keinginan. (orangtuaidaman.com )

Kontak
Bila berminat dengan Tahu Besi (Tahu Biji Trembesi) Rendah Lemak dan Tahan Lama, Anda bisa menghubungi ketua pelaksana program ini Alfi Naelufar, Jurusan Hasil Hutan, Institut Pertanian Bogor di email alfi.naelufar@yahoo.com.

error: Content is protected !!