Merawat Philodendron Dalam Ruang Hindari Media Tanam Lembap

ORANGTUA IDAMAN – Philodendron termasuk tanaman hias daun yang cukup beken di Tanah Air. Dan yang terpenting, ia mampu beradaptasi di lingkungan minim sinar matahari.

Dengan karakter seperti di atas, wajar jika philodendron kerap digunakan sebagai daun potong untuk rangkaian bunga. Bisa juga ditaruh dalam vas bunga penghias meja. Selain sebagai bunga potong, philodendron juga bagus dipakai untuk elemen taman.

Peran lainnya yang tak bisa disepelekan ialah philo sebagai tanaman dalam ruangan alias indoor. Sifatnya yang sangat toleran cahaya dan air rendah tentu jadi kelebihan. Philo dalam ruang tak hanya sekadar memperindah dari segi estetika belaka. Selain itu, Philodendron termasuk jenis tanaman yang efektif menyerap polusi. Jadi sangat sesuai untuk ditaruh dalam ruangan.

Sinar Medium
Philodendron sebenarnya membutuhkan sinar matahari medium. Tetapi tetap bisa bertahan hidup meskipun rendah cahaya. Begitu juga dengan kebutuhan air. Tanaman berdaun indah ini juga relatif tahan jika kondisi lingkungannya kering alias kekurangan air.

Jadi Anda tak perlu terlampau sering menyiram. Karena philo tak suka media yang terlalu lembap. Apalagi untuk philo yang difungsikan sebagai tanaman indoor. Jangan terlalu sering menyiram tanaman yang hidup dalam ruangan. Soalnya penguapannya ‘kan sangat minim, jadi air dalam media bisa bertahan lama.

Berapa kali baiknya? Tunggulah media tanamnya kering baru disiram. Periksa dulu medianya, tak cukup hanya dengan melihat media di permukaan. Korek media supaya terlihat media bagian dalam. “oalnya kadang bagian atas kering tapi tengahnya masih basah. Kalau masih basah jangan dulu di siram. Air yang berlebihan justru bisa menyebabkan busuk akar.

Gunawan menambahkan, philo juga tahan berada di dalam ruangan dalam waktu lama. Tanaman ini memang tak membutuhkan cahaya matahari dalam kapasitas yang berlebihan. Jadi sebaiknya tempatkan ditempat yang agak teduh atau ternaungi. Letakkanlah ditempat yang teduh, dengan sinar matahari 10-30%.

Sesekali bawalah keluar tanaman supaya mendapatkan sinar matahari. Walau tanaman sudah terlihat pucat dan tak lagi segar sebaiknya segera bawa keluar. Kalau tanaman sudah terlihar segar kembali, bisa dimasukkan lagi ke dalam ruang.

Pupuk Sedikit
Tentu saja walau terbilang bandel, namun tanaman ini masih memerlukan asupan nutrisi. Walaupun pupuk yang diperlukannya tak terlampau banyak. Pemupukan dilakukan 3 bulan sekali dengan pupuk slow release. Sesekali tanaman perlu juga di-spray dengan semprotan air halus supaya tanaman tetap terlihat segar. Juga untuk menjaga kelembapan udara. Daun tanaman boleh juga dilap supaya tetap bersih dan mengkilap.

Selain soal pupuk, Anda pun harus memperhatikan media tanaman. Gunawan mencontohkan media tanam berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1.  Atau bisa pula memakai campuran tanah atau cocopeat, pasir malang, dan pupuk. Catatan tambahan,  media tanam sedikit beda antara philo indoor dan outdoor.  Jika ia berada dalam ruang, sebaiknya media tanam tak terlalu porus namun juga tak boleh terlampau padat.

Masih terkait erat dengan media tanam, bila kondisinya sudah terlihat jenuh, harus dilakukan pergantian media tanam. Langkah ini umumnya diberangi dengan pergantian pot apabila ukuran tanaman dengan pot sudah tak lagi proposional. Catatan tambahan, pastikan pot punya saluran pembuangan air yang bagus. Di dasar pot harus dialasi kerikil, pecahan genteng, atau  styrofoam supaya air resapan bisa mengalir keluar dengan lancar.

Jenis Phillodendron
Anggota genus philodendron cukup banyak, melebihi angka 500. Sebagian besar spesies philodendron adalah tanaman memanjat (climbers). Ada juga yang dimasukkan kelompok tanaman semak (shrubs).

Daun philodendron bervariasi lebarnya. Mulai dari ukuran kecil dibawah 10 cm sampai yang super besar mencapai semeter. Daunnya umum meruncing namun bentuknya bervariasi. Ada yang berbentuk hati dan ada juga yang bentuknya tak beraturan. Tekstur daun umumnya halus dan mengkilap laksana dilapisi lilin. Namun ada juga yang seperti berbulu seperti beludru.

Selain spesies yang jumlahnya sudah ratusan, ada juga hasil hibrid. Beberapa diantaranya adalah Phillodendron panduriforme. Tanaman ini termasuk philo berjenis memanjat. Tajuknya bisa sangat tinggi. Lebar daun kira-kira 30 cm.

 Dan jenis populer lainnya adalah Phillodendron ‘Xanadu’. Atau biasa juga disebut philodendron gergaji. Termasuk philo hibrid yang paling beken. Sudah banyak dibudidayakan dan umum dipakai untuk daun potong rangkaian bunga. Bagus juga untuk pot plant dan ditanam di tanah. Tajuknya tak terlalu besar dan sering disebut sebagai miniature tree philodendron. Lalu ada juga Phillodendron bipinnatifidum. Ia sering disebut sebagai tree philodendron.

Identitas Diri
Kingdom                     : Plantae
Subkingdom                : Tracheobiota
Superdivisi                  : Spermatophyta
Divisi                           : Magnoliophyta
Kelas                           : Liliopsida
Subkelas                      : Arecidae
Ordo                            : Arales
Family                         : Araceae
Genus                          : Phillodendron
 
Tips
Atasi Busuk Akar
Untuk menangani busuk akar tanaman harus diangkat. Bersihkan akar dari media yang menempel. Buang bagian yang sudah busuk dengan cara dipotong. Pakailah pisau steril untuk memotong. Setelah itu olesi luka bekas potongan dengan antijamur. Setelah itu siap ditanam lagi. Kalau masalahnya karena media yang jelek, media sebaiknya diganti. Kalau masalahnya penyiraman yang terlalu sering, kontrol penyiraman dengan cermat. (Orangtua Idaman)

error: Content is protected !!