HELMETED GECKO: TOKEK IMUT BERKEPALA HELM

ORANGTUA IDAMAN – Setelah aneka corak leopard gecko berhasil menyedot perhatian hobiis, kini para penggemar tokek dikejutkan oleh kemunculan african helmeted gecko (Tarentola chazaliae).

Tak seperti saudaranya yang mengandalkan aneka kelir tubuh untuk menarik perhatian,  helmeted gecko punya daya tarik di bagian kepala. Basis sisik yang membesar pada bagian belakang kepala, membuatnya terlihat seperti sedang memakai helm. Dengan struktur tulang kepala seperti itu, raut mukanya terkesan seperti tokek “pemarah”. Tampang seram ini bertolak belakang dengan tongkrongan tubuhnya yang imut.

Helmeted Gecko

Pada saat menetas, helmeted gecko mempunyai ukuran tubuh sekitar 2 cm. Ketika dewasa, panjang tubuhnya hanya mencapai kurang lebih 10 cm. Tambahan informasi, ukuran tubuh jantan lebih kecil dibandingkan ukuran tubuh betinanya.

Secepat Kilat
Meskipun bertubuh kecil, tapi kalau soal kemampuan memburu mangsa, helmeted gecko tidak usah diragukan. Dengan menggunakan jacobson organ (sensor panas), helmeted gecko secepat kilat mampu mendeteksi keberadaan mangsanya. Asal tahu saja, mereka bisa berubah jadi agresif dan sangat aktif ketika sedang melakukan pemburuan mangsa. Dengan kecepatannya, helmeted gecko dapat mengejar dan melahap mangsa tersebut dengan hanya hitungan detik.

Keunikan lainnya adalah hewan ini tak memiliki kelopak mata. Sehingga ia seringkali menjilati daerah matanya. Kebiasaan ini bertujuan membersihkan kotoran yang  menempel pada daerah mata. Satu hal lagi, walaupun mata helmeted gecko tidak memiliki kelopak, namun organ tersebut tetap terlindungi berkat adanya sebuah “kaca” yang mengantikan fungsi kelopak mata.

Dengan kesegala keunikannya tersebut, wajar jika para hobiis mulai melirik hewan ini sebagai klangenan. Bagi para gecko lover, teknik perawatan si Tokek Berhelm ini tak terlampau njelimet. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah ukuran kandang. Karena seperti gecko pada umumnya, helmeted gecko pun memiliki sifat teritori. Sehingga ketika ingin memelihara helmeted gecko lebih dari satu, lebih baik menyediakan kandang berukuran besar.

Terrarium berukuran 60cm x 40 cm cukup sebagai tempat bernaung bagi 5 ekor helmeted gecko. Biasanya terdiri dari seekor jantan dan 4 ekor betina. Ingat, jangan pernah menggabungkan 2 ekor helmeted gecko jantan dalam satu terrarium. Karena mereka akan berkelahi untuk memperebutkan teritori. Lengkapi pula kandang dengan aneka pernak pernik. Seperti tempat minum dan hiding cave untuk bersembunyi.

Tambah Substrat
Jika urusan kandang kelar, kini tinggal memikirkan substrat. Anda bisa menggunakan dolomite. Tambahkan pula sphagnum moss guna menjaga kelembapan. Sebab walaupun berasal dari lingkungan gurun yang panas, helmeted gecko tetap membutuhkan kelembapan agar mereka tidak mengalami dehidrasi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penjagaan temperatur lingkungan. Suhu yang dibutuhkan adalah 31°C-32°C pada pagi dan siang hari. Sedangkan malam hari suhu diturunkan sampai dengan 23°C. Agar lebih afdol, lengkapi terrarium dengan lampu UVB yang dinyalakan selama 12 jam perhari. Paparan cahayanya sangat dibutuhkan dalam proses pembentukan tulang. Alhasil, lampu jadi produk wajib yang harus tersedia di terrarium. Terutama bila para penghuninya (helmeted gecko) masih berusia muda.

Terakhir, jangan lupa memasoknya dengan jangkrik sebagai pakan utamanya. Catatan tambahan, sebelum Anda memberikan camilan ini, sebaiknya jangkrik diberi pakan aneka sayuran. Teknik ini disebut gut load. Sesaat sebelum disajikan, terlebih dulu jangkrik bisa Anda taburi kalsium D3. Dalam sehari helmeted gecko cukup diberikan 2 ekor jangkrik saja. Sebagai selingan, Anda bisa memberikan ulat hong kong (meal worm). Namun jangan terlalu sering memasoknya dengan pakan ini. Mengingat kandungan lemak pada ulat hong kong terbilang tinggi. Sehingga bisa mendongkrak berat tubuhnya alias menimbulkan obesitas.

Perlu Anda ketahui, saat pemberian makan adalah momen tepat untuk helmeted gecko mengenal manusia. Semakin sering Anda melakukan hand feed, helmeted gecko akan semakin berani berdekatan dengan manusia. Bila sudah merasa nyaman dengan manusia, hewan ini bakal mudah dihandling. Asal tahu saja, karena ketakutan, saat Anda memegangnya helmeted gecko kerap meloncat.  Jadi hati-hati ya !
Habitat Asal
Penyebaran helmeted gecko di alamnya cukup luas. Yaitu di sepanjang garis pantai barat Afrika Utara.  Mulai dari Senegal bagian selatan hingga pesisir pantai Agadir yang terletak di Maroko bagian utara. Habitat asli helmeted gecko merupakan lingkungan gurun yang terbentuk dari berbagai bebatuan kering dengan vegetasi alam terbilang minim.Di alamnya, pada saat siang hari, helmeted gecko kerap ditemukan tengah bersembunyi di bawah bebatuan mencari kesejukan.

Helmeted gecko termasuk gecko yang aktif pada malam hari (nocturnal). Pada saat malam tiba dan temperatur udara sudah menurun, helmeted gecko akan keluar dari sarangnya. Disaat seperti inilah mereka  mulai  berkeliaran memburu mangsa. (Orangtua Idaman)

error: Content is protected !!