SEGO WIWIT: NIKMATNYA MENU TRADISIONAL USAI BERMAIN OUT-DOOR

ORANGTUA IDAMAN – Sebuah terobosan unik usaha kuliner, sekaligus melestarikan tradisi.Menu unggulannya diturunkan  dari sesaji tradisional sego wiwit, arena restonya  dilengkapi dengan beragam permainan out-door dan kolam renang.

Menu tradisional, masakan khas Resro Sego Wiwit

Pengalaman masa kecil menyaksikan rangkaian upacara adat petani di daerah Yogya dan sekitarnya dalam mengungkapkan rasa syukur menjelang panen,  memberi ide Wisnu Fajar Indarto, 37,  untuk membuka usaha  kuliner lesehan dengan menu khas  sego wiwit.  Awalnya warung lesehan yang didirikan April 2006 bersama orang tua dan saudaranya berlokasi di daerah Kalasan.

Kini masyarakat tak perlu menunggu  datangnya upacara tradisi pesta rakyat, sego wiwit bisa dinikmati setiap hari di rumah makan Lesehan Sego Wiwit. Selain menjadi peluang usaha kuliner yang menjanjikan,  usaha ini sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur yang mulai ditinggalkan oleh petani zaman sekarang

Memadukan tradisi dan pangsa pasar
Setelah 3 tahun mengelola  usaha kuliner khas tradisional Jawa ini,  Wisnu melihat peluang mengembangkan Lesehan Sego Wiwit dengan lebih inovatif. Yakni, memadukan  menu khas tradisional dengan konsep resto taman bernuansa alam. “Tanggal 16 Agustus 2009,  kami membuka Lesehan “Sego Wiwit” yang baru di lahan seluas lebih kurang 1 ha, terletak di Dusun Nambongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, “ ujar Wisnu.   

Lesehan Sego Wiwit yang baru merupakan rumah makan terapung di atas empang yang terdiri dari saung-saung dengan berbagai ukuran dan kapasitas tamu. Dilengkapi beragam fasilitas  kegiatan dan permainan outdoor  yang menarik. Sangat cocok untuk keluarga maupun rombongan. Bisa mengakomodasi kegiatan arisan, syukuran, dan acara lainnya. “Biasanya pengunjung  tidak hanya makan tetapi bersantai menikmati indahnya alam yang sejuk nan asri. Inilah rumah makan segala lapisan masyarakat, “ tambah Wisnu. Siapapun bisa menikmati  hidangan dan fasilitas yang ada.

“Bayangkan,  berbekal  Rp 10.000, seorang bocah dengan naik sepeda memasuki Lesehan Sego Wiwit.  Pesan sego wiwit Rp. 4.000,-/porsi;  minum teh tawar Rp. 1.000,- dan berenang Rp. 5.000,- sepuasnya.  Ini hanya bisa dilakukan di resto ini, “ terangnya Wisnu yang beristeri seorang dokter ini.

Sesuai cita-cita
Sebelum mengelola resto ini, Wisnu tamatan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian, justru sempat malang melintang sebagai pemasar obat-obatan. Padahal sesuai bidang ilmu yang dipelajarainya, ia bercita-cita memiliki rumah makan sekaligus mengembangkan usaha pertanian dan peternakan. Itulah sebabnya begitu mendapat kesempatan  mendirikan rumah makan, bapak seorang putra ini menekuninya dengan serius.  Terbukti, meski belum lama usahanya terhitung lancar.    

Dengan kapasitas tamu lebih dari 350 orang, didukung 25 orang karyawan, dalam 1 minggu, resto ini menghabiskan gurame 150 kg, nila 100 kg. Ikan segar yang diambil dari kolam menjamin gurih dan kelezatan hidangannya. Stock ikan sangat terjaga dengan adanya kolam-kolam penampungan.   Omzet sekitar Rp. 3 juta di hari biasa dan rata-rata Rp. 10 juta hari libur. “Beribadah dan beramal menjadi pedoman saya dalam menjalankan usaha,”  tuturnya.  

Arti & tradisi
Bagi yang tidak mengenal budaya Jawa,  nama Sego Wiwit  mungkin terdengar aneh. Diurai dari kosakatanya, sego artinya nasi; wiwit  berarti mulai/mengawali.  Istilah ini lahir dari  tradisi Wiwit Panen (mulai panen) yakni ritual  setiap menjelang dimulainya panen padi, dengan membuat sesaji dan hidangan khas  Sego Wiwit  sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia rezeki dari Penguasa alam. Hidangan ini terdiri dari nasi, trancam (sejenis urap), ayam suwir, sepotong ikan asin, telur rebus yang diris menjadi 8 potong, ditambah kedelai goreng yang sudah dihaluskan (sambel gepeng). Setelah didoakan dan sesaji disiapkan di sawah, sego wiwit dibagi-bagikan untuk disantap.

Dengan mengambil nama ini diharapkan  masyarakat  mengingat lagi dan mau melestarikan tradisi  unik yang kini sudah jarang dilakukan oleh para petani.

Kandang pinter
Selain rumah makan,  Sego Wiwit  juga menyediakan fasilitas bermain luar ruang untuk anak-anak misalnya:

*). Arena outbound, dibangun dengan konsep kembali ke alam bernuansa pedesaan . Arena yang dinamai Kandang Pintar ini dilengkapi aneka macam  permainan tradisional maupun modern, seperti jembatan burma, flying fox, trampoline, dan motor listrik. Tersedia pilihan paket fun game for kids dengan minimal peserta 30 anak,.Harga paket  Rp. 35.000,- s/d Rp. 50.000,-/anak,  di luar konsumsi. Mereka bermain  dengan tenaga pembimbing berpengalaman.
*). Kolam renang dan kolam arus dari mata air alami yang tidak pernah kering. Tiket berenang  Rp 5.000/orang.
*). Permainan di air  seperti  kano, perahu dayung, perahu popeye, bola air.
*). Kolam pemancingan

Ragam Menu
Daya tarik sekaigus menu unggulan resto ini,  sego wiwit. Sesuai dengan namanya, menu spesialnya adalah “sego wiwit”, yang disajikan dalam dua jenis harga.
*).  Sego wiwit biasa    Rp. 4.000,-
*).  Sego wiwit special Rp. 11.000,-
*).   – Aneka makanan ikan seperti gurame, patin, nila, lele juga wader 
       – Aneka masakan ayam kampung,
       – Aneka sayuran
       – Aneka steak
       – Beragam masakan laut seperti kepiting, udang, cumi dan juga kerang.
        – Aneka minuman, juice dan milkshake
 *).  Menu paket untuk 5 orang, mulai Rp. 68.000,- s/d Rp. 98.000,-

Info Resto
Lesehan Sego Wiwit
Alamat: Dusun Nambongan, Tlogoadi, Mlati, Selokan Mataram, Ring Road Barat, Yogyakarta
Telp:         0274  3002154, 6929823                            
Buka setiap hari  dari pk. 09.00 – 21.00 wib 
 Kisaran harga makanan  Rp. 4.000,- s/d Rp. 90.000,-
 Kisaran harga minuman  Rp. 1.000,- s/d Rp. 8.000,-

 


error: Content is protected !!