GREEN WATER: PAKAN GRATIS DARI LUMUT

FAUNA IKAN – Dengan metode ini air kolam memang nampak hijau seperti tak terawat.  Tapi jangan salah,  banyak keuntungan yang bias didapat melelui cara pemeliharaan ini.

Ternyata kehadiran lumut di kolam tak selamanya merugikan.  Buktinya sudah hampir satu tahun Henry Supardi seorang breeder ikan mas koki asal Jakarta menikmati manfaat dari hijaunya lumut yang tumbuh di kolamnya.  Biaya produksi bulanan yang ia keluarkan bisa ditekan seminimal mungkin dengan kualitas ikan yang jauh lebih prima.

Lumut bermanfaat ini adalah jenis freefloating algae alias lumut mengapung.  Tak ada syarat dan teknik khusus untuk mengundang kehadiran lumut ini ke dalam kolam Anda.  “Udara di sekitar kita adalah gudang spora (bibit) lumut.  Asal kolam cukup cahaya, dan hara lumut akan tumbuh sendiri,”jelas pria yang juga gemar memelihara burung tersebut.

Dapat Pakan Gratis
Lumut dalam kolam merupakan santapan gratis harian bagi para ikan.  Menurut Henry lumut memiliki kandungan protein 60% lebih banyak bila dibandingkan dengan udang.  Sehingga tumbuhan mikroskopis ini cocok bila hendak dipakai  sebagai pakan ikan mas koki berkepala besar.  Semisal ranchu, oranda, dan lion head.  “Lumut juga berkasiat untuk menambah nafsu makan ikan.  Sehingga mereka menjadi cepat besar,”tambah Henry sambil memamerkan ikan rancunya yang nampak gemuk-gemuk dan sehat.

Selain sebagai pakan,  lumut juga bisa dipakai sebagai filter alami.  Kotoran ikan yang menumpuk di dasar kolam akan segera diserap oleh lumut.  Sehingga air kolam pun menjadi sehat dan terbebas dari racun Nitrat dari kotoran yang mebusuk. Semakin banyak jumlah ikan dalam kolam, air menjadi kian cepat hijau.

Saat siang hari Anda tak perlu menyalakan aerator.  Suplai oksigen sudah di sediakan secara cuma oleh lumut.  Sekitar 60% kandungan oksigen di dalam kolam disuplai oleh lumut.  Hanya saja saat malam hari aerator tetap harus dinyalakan.  Sebab pada saat itu lumut butuh bernafas.    Jadi kalau tidak diimbangi dengan suplai udara dari aerator Ikan bisa mati lemas gara-gara berebut Oksigen dengan lumut.    Henry menyalakan aerator pada pukul 6 sore, dan mematikannya lagi pada pukul 6 pagi.

Populasi lumut harus diatur.  Jika terlalu banyak bisa menyebabkan oksigenburn pada ikan.  Penyakit ini diakibatkan karena kandungan oksigen di dalam air terlalu banyak.  Jika ikan mengalami hal tersebut, ujung sirip dan ekornya menjadi luka.  Oksigen burn bisa dicegah dengan jalan mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke kolam.  Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan jalan menganti air.  Kolam yang sudah teralu hijau harus dikurangi airnya dan diganti dengan air yang baru. 

Usia Minimal 1 Bulan
Teknik budidaya koki dengan green water hanya boleh diaplikasikan pada ikan yang sudah berusia di atas 1 bulan.  Sebab koki-koki tersebut sudah memiliki sisik di badannya.  Ikan yang belum memiliki sisik umumnya bersifat tembus cahaya.  Sehingga dikawatirkan saat ia menyantap lumut perutnya akan pecah.  Sebab lumut yang berada di dalam perutnya tetap berfotosintesa dan menghasilkan oksigen.

Kondisi pH air saat siang akan menjadi berbeda dengan malam hari.  Hal ini disebabkan karena perubahan kandungan oksigen dalam air.  Perubahan pH air seperti ini tidak perlu dikawatirkan.  Sebab tingkat pH berubah tidak dadakan alias pelan-pelan.  Menurut pengalaman Henry, berkat kondisi seperti di atas stamina ikan menjadi lebih bandel.

Tertarik ? Selamat mencoba (orangtuaidaman.com)

Info

Tumbuhan bersel satu ini tumbuh subur dalam air yang banyak mengandung Nitrat, phospat.  Zat tersebut bersumber dari kotoran ikan dan sisa pakan ikan yang membusuk. Pertumbuhan lumut green water bisa dikendalikan dengan bantuan infusoria.  Mahluk ini bisa diundang ke kolam dengan jalan memberikan sayur ke dalam kolam.  Sayur yang membusuk merupakan kesukaan infusoria.  Dengan cara ini diharapkan pertumbuhan ganggang green water selalu dalam jumlah yang pas.  


ANEKA SATWA RUMAHAN


TAMAN & KEBUN KELUARGA


error: Content is protected !!