HARBOLNAS: ‘HARI BOLOS NASIONAL’ ITU PENTING AGAR KELUARGA HARMONIS

ORANGTUA IDAMAN – Surprise atau sesuatu yang mengejutkan selalu lebih menyenangkan. Menjadi kontras dan dinamika yang indah dalam hidup.

“Nak, ikut Bapak dan Ibu yuk ke Blitar”, papar Windi kepada anaknya yang masih duduk di kelas 4 di sebuah SD Negeri di Yogyakarta.  “Hari ini Bu? Lho kan tidak libur?” sahut Kukuh penuh rasa penasaran. “Iya, hari ini. Nanti Ibu beri tahu gurumu untuk meminta izin. Lekas persiapkan pakaian dan perlengkapanmu!”, jawab Windi. “Asyik!”, seru Kukuh kegirangan.

Libur dadakan tanpa direncanakan itu bagai oase di tengah garangnya gurun kehidupan. Sementara kehidupan monoton yang senantiasa dibungkus rutinitas itu kering kerontang bak gurun pasir.

Kehidupan keluarga yang kering dapat mengancam kesuburan cinta kasih di dalamnya.

Asalkan dilakukan sesekali saja, tidak rutin dan tidak sering, “penyelewengan ilagel” ini sungguh dapat bermanfaat.

Tips ini bukan lah ajakan mendidik anak agar m3njadi p3langgar hukum dan tidak disiplin.

Namun sebatas memaparkan bahwa sesuatu yang kontras meskipun hanya sedikit dan sebentar dapat menjadi sesuatu yang teramat indah dalam hidup.

Kontras kehidupan itu memberi warna rutinitas hidup yang cenderung monoton. Sehingga hidup menjadi indah dan dinamis.

Libur dadakan seperti ini bisa dilakukan ketika anak usai melaksanakan ujian akhir. Pada saat tersebut, ada banyak jeda waktu sampai hari libur tiba.

Umumnya, orangtua menghabiskan waktu delapan sampai sembilan jam beraktivitas di lingkungan kerja, sedangkan anak tujuh jam bersekolah.

Selebihnya, 6 jam orangtua dan anak bersosialisasi di rumah. Porsi itu pun acap kali terjagal oleh kegiatan pribadi. Misalnya belajar di rumah untuk anak, dan mengerjakan tugas kantor bagi orangtua.

Dari situ kita bisa tahu, bahwa sungguh minimal sebenarnya interaksi bersama keluarga. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, rasa saling peduli bahkan cinta kasih terancam layu.

Yuk kita rawat kebun cinta keluarga (orangtuaidaman.com)


SIMAK PULA ARTIKEL MENARIK INI

“FATHERLESS” DAN DAMPAKNYA BAGI ANAK

“FATHERLESS” DAN DAMPAKNYA BAGI ANAK

Teguh Jiwa BrataApr 10, 20214 min read

ORANGTUA IDAMAN – Dampak fatherless bagi anak-anak yang bersekolah antara…

RENOVASI KEHARMONISAN KELUARGA

RENOVASI KEHARMONISAN KELUARGA

Teguh Jiwa BrataJan 5, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Tanpa hati yang indah, bangunan…

CINTA DI BALIK SECARIK KAIN ROMBENG

CINTA DI BALIK SECARIK KAIN ROMBENG

Teguh Jiwa BrataJan 5, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Dulu, sewaktu kain masih merupakan…

ADA SALAH, ADA PULA MAAF

ADA SALAH, ADA PULA MAAF

Teguh Jiwa BrataJan 5, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Orang yang paling sering kita…

TUMBUH, BERKEMBANG, DAN BERBUAH DALAM CINTA SEJATI

TUMBUH, BERKEMBANG, DAN BERBUAH DALAM CINTA SEJATI

Teguh Jiwa BrataJan 5, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Saat ditanya, alasan Anda menikah…

Load More

TIPS MERAJUT KARAKTER

MEMUPUK POHON EMPATI DALAM SANUBARI ANAK

MEMUPUK POHON EMPATI DALAM SANUBARI ANAK

Teguh Jiwa BrataJul 21, 20215 min read

ORANGTUA IDAMAN – Kebaikan itu jauh lebih penting daripada sekadar kepintaran. Banyak pengalaman membuktikan, rasa empati adalah malaikat penyelamat bagi…

MEMAHAMI DAN MENSYUKURI TALENTA KEHIDUPAN

MEMAHAMI DAN MENSYUKURI TALENTA KEHIDUPAN

Teguh Jiwa BrataFeb 13, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Setiap pribadi manusia memiliki kemampuan dan keterbatasan yang berbeda-beda. Tuhan menganugerahkan kelebihan, keterampilan, dan kepandaian secara cuma-cuma.…

ORGANIS vs EGOIS

ORGANIS vs EGOIS

Teguh Jiwa BrataFeb 9, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Nyawa dari pertanian organis adalah “Sikap Hidup”.  Gaya hidup organis bukan hanya milik petani.  Demi kelesatarian alam,…

HUKUMAN TETAP DIBUTUHKAN ANAK, INI SYARATNYA

HUKUMAN TETAP DIBUTUHKAN ANAK, INI SYARATNYA

Teguh Jiwa BrataJan 3, 2021

ORANGTUA IDAMAN – Hukuman itu harus tetap ada. Sebab, hukuman sesungguhnya adalah sarana mendidik dan memotivasi. Dalam pendidikan positif, bukan…

CANDU-CANDU KEHIDUPAN

CANDU-CANDU KEHIDUPAN

Teguh Jiwa BrataDec 27, 2020

ORANGTUA IDAMAN. Tanpa disadari, gaya hidup materialis telah mencabut manusia dari akar kehidupannya sebagai mahluk sosial.Rutinitas harian mengejar materi membuat…

error: Content is protected !!