PESTA SIAGA KWARRAN PECANGAAN: EKSPRESI MERDEKA BELAJAR SEJATI

ORANGTUA IDAMAN – Pekerjaan anak-anak adalah permainan. Anak-anak belajar dari segala hal yang mereka lakukan. Setidaknya hal itulah yang terpancar dari keceriaan wajah para peserta Pesta Siaga Kwartir Ranting Pecangaan di halaman SD Negeri 1 – 2 Gemulung, Rabu (16/02/2022)

Kelegaan, keceriaan, kemerdakaan mengekspresikan kemampuan dan talenta di luar kungkungan meja sekolah adalah warna sekaligus model pendidikan yang disodorkan oleh Pramuka.

Aktivitas yang dilakukan di luar kelas justru membuat konteks interaksi antara anggota Pramuka dan kakak pembinanya terbebas dari ganjalan psikologis.

Para Jawara Pesta Siaga Kwarran Pecangaan, Jepara.

Dalam proses interaksi itu dapat ditanamkan berbagai sikap, nilai, atau perilaku penting yang seharusnya dimiliki oleh generasi muda. Muatan edukatif seperti ini sangat penting. Mengingat hal itu belum tentu dapat tercakup dalam kurikulum tertulis yang ada di sekolah atau perguruan tinggi secara formal.

8 Taman Permainan
Pesta siaga bisa menjadi sarana belajar, bermain, saling mengenal, berkompetisi, dan melatih sportivitas antara sesama anggota.

Menurut penuturan Arief Kholiq Suciantoro, S.Pd, Sekretaris 2 Kwartir Ranting (Kwarran), Pecangaan, Pesta Siaga dapat menggugah motivasi adik-adik Siaga agar mencintai Pramuka melalui berbagai bentuk permainan yang menyenangkan.

Guru berperawakan langsing itu juga memaparkan, “Pesta siaga dilaksanakan dalam beberapa taman permainan di Kwarran Pecangaan, khususnya jumlah taman berdasarkan juknis edaran dari Kwarcab Jepara sebanyak 8 taman”.

“Keterkaitan antar taman sangat erat. Diawali dengan aspek spiritual agar adik-adik Siaga selalu ingat dan taat kepada ajaran agama yang diyakini dimanapun mereka berada. Sementara itu, dari sisi emosional, adik-adik Siaga masih labil dalam berpikir. Sehingga keikut sertaan dalam Pramuka Siaga dapat dibentuk pribadi sabar menghadapi segala rintangan. Selain itu, adik-adik Siaga juga dapat berinteraksi dengan sesama anggota Pramuka dan masyarakat berlatar belakang berbeda dengan sebaik-baiknya,” imbuh guru yang akrab dipanggil Kholiq itu.

Melalui Pesta Siaga, peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini menjadi salah satu cara mempersiapkan generasi muda Indonesia yang tangguh. Menyongsong era digitalisasi.

Dari sisi pendidikan, Kholiq memaparkan tujuan lain yang ingin dicapai dari Pesta Siaga yaitu membentuk karakter calon pemimpin handal serta berperilaku selaras dengan Dwi Darma, Tri Satya, dan Dasa Darma Pramuka.

Pesta Siaga Kwarran Pecangaan diikuti 24 barung putra dan 21 barung putri dari 45 pangkalan SD. Setiap barung beranggotakan 8 orang Pramuka Siaga. Peserta sebanyak itu berasal dari 39 SD dan 6 MI.

Setiap SD dan MI mengirimkan 1 tim (barung) putra atau putri. Sesuai nama SD. Misalnya, SD dan MI ganjil menjadi barung putra, sebaliknya SD genap menjadi barung putri.

Perjuangan Panitia
Perhelatan ini tentu tak dapat berlangsung begitu saja tanpa jerih-payah panitia, peserta, para guru serta masyarakat atau orangtua siswa.

Diawali dengan pembentukan panitia, berlanjut ke jenjang temu teknis juri. Berikutnya, pengumuman pelaksanaan Pesta Siaga kapada setiap pangkalan SD dan MI. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah rapat khusus, dihadiri Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) tiap pangkalan.

Persiapan Pesta Siaga Kwarran Pecangaan, Jepara butuh waktu kira-kira selama 1 bulan. Diawali dengan rangkaian rapat intern pengurus Kwarran. Lantas hasil rapat itu digodok lebih matang dalam berbagai rapat lanjutan yang berhubungan dengan perhelatan Pesta Siaga.

Bukan hanya periuk nasi saja yang tak mengepul ketika dana belanja tak ada. Pesta Siaga pun terancam batal bila tak ada dana. Lantas dari mana dana itu mengalir?

“Sumber dana Pesta Siaga berasal dari iuran pangkalan SD dan MI seluruh Kwarran Pecangaan berdasarkan hasil musyawarah bersama”, tandas Kholiq. “Pendanaan Pesta Siaga membutuhkan biaya sekitar Rp 13 jutaan”, imbuhnya.

Dengan segala keterbatasan dan tantangan yang dihadapi, panitia dan para guru ternyata tak sendirian. Gelaran edukatif itu sukses tak luput dari dukungan orangtua dan masyarakat di sekitar SD Negeri 1-2 Gemulung.

Dibuktikan dengan keikhlasan wali murid mengizinkan putra dan putri ikut serta dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, masyarakat di sekitar area pelaksanaan Pesta Siaga dengan senang hati mengizinkan halaman rumah mereka sebagai lokasi transit peserta pun menjadi tempat parkir kendaraan pengantar peserta.

Idealnya, sekolah adalah rahim yang melahirkan manusia paripurna. Manusia yang tak hanya memiliki kapasitas dan keterampilan mumpuni untuk pemenuhan kepentingan diri sendiri dan golongan. Namun, juga menghayati berkat kebinekaan, menyinergikan beragam kekuatan, serta sigap menghadapi interkasi dan persaingan global yang kian kompetitif. Selebihnya, manusia paripurna senantiasa menginsyafi dirinya semata sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

Pribadi-pribadi seperti itu tak bisa diukir hanya dengan kurikulum tertulis yang dijejalkan dalam kungkungan tembok sekolah formal.

Pramuka hadir mengisi ruang kosong itu. Turut melengkapi dengan ilmu-ilmu praktis, terapan, dan pembentukan karakter yang tak bisa tercipta hanya dengan ilmu teoritis.

Semoga Pramuka mendapat porsi perhatian khusus dari pemerintah (orangtuaidaman.com)


Catatan Dari Redaksi
Jika sekiranya ada berita atau artikel seputar sekolah dan pendidikan yang hendak dipublikasikan via orangtuaidaman.com, silakan dikirim melalui e-mail:
ortuidaman@gmail.com (mohon dilengkapi dengan foto format landscape / horisontal)
Redaksi tidak memungut biaya dan menerima imbalan apa pun atas pemuatan berita. Sejalan dengan idealisme orangtuaidaman.com, memerdekakan pendidikan dari bisnis, serta objektivitas jurnalistik, redaksi tidak menerima artikel atau berita yang bersifat advetorial atau iklan.

INFO
PARA JAWARA

Berdasarkan rapat keputusan Dewan Juri dan Sie Lomba, memutuskan hasil seleksi Pesta Siaga Kwarran Pecangaan tahun 2022 sebagai berikut:

PUTRI
Juara I    : SDN 2 Troso
Juara II.  : SDN 2 Kaliombo
Juara III. : SDN 2 Gemulung
Harapan I   : SDN 3 Gemulung
Harapan II. : MI MH 2 Troso
Harapan III : SDN 4 Troso

PUTRA
Juara I    : SDN 1 Pecangaan
Juara II.  : MI MH 1 Troso
Juara III. : SDN 3 Pecangaan Wetan
Harapan I   : SDN 1 Lebuawu
Harapan II. : SDN 1 Kaliombo
Harapan III : SDN 1 Ngeling


PENDIDIKAN MEDIA MASSA


Yohana Erlina

Guru, pemerhati pendidikan, dan penulis.

error: Content is protected !!