SPRAYING: CARA KUCING MEMATOK AREA KEKUASAAN

SATWA RUMAHAN – Kucing kencing sembarangan sering membuat jengkel.  Apalagi jika pipis di benda-benda kesayangan.  Jangan keburu menghukum Si meong.  Pahami tujuannya lalu pecahkan segera masalah itu dengan cara benar.

Ternyata kucing kencing itu ada maksudnya.  Stres, Caper alias cari perhatian, takut tersaingi, dan menandai daerah kekuasaan adalah alasan Si meong melakukan hal tersebut. 

Tapal Batas Kawasan Teritorial
Umumnya, kebiasaan pipis sembarangan banyak dilakukan oleh kucing jantan yang sudah menginjak usia 8 hingga 9 bulan. 

Kucing-kucing seperti itu sudah dewasa kelamin.  Aktifitas hormon yang berada di sekujur tubuhnya menyebabkan ia ia melakukan spraying.  

Urin kucing dewasa mengandung hormon Pheromon.  Zat ini beraroma khas. Tiap kucing baunya berlainan.  Sehingga zat ini bisa dipakai sebagai alat komunikasi. 

Kucing dominan atau kucing terkuat biasanya akan melakukan spraying untuk menandai daerah kekuasaannya.  Selain itu aroma kencing ini juga bermanfaat untuk menarik perhatian kucing betina pasangannya.  Seekor kucing jantan bisa memiliki kawasan teritorial seluas 24 hektar.  Ia akan menyemprotkan pipisnya di setiap benda di wilayah kekuasaannya.  Pada saat malam hari, kucing tersebut selalu berpatroli mengamankan kawasan kekuasaannya.

Kucing jantan yang lebih lemah tidak boleh pipis sembarangan.  Jika sampai melanggar undang-undang itu maka, kucing terkuat pasti mengincarnya.  Setelah, baku hantam pun terjadi.  Tanpa banyak cing-cong dan mengeong, kucing kuat langsung menghajar kucing lemah.

Kucing dominan semakin sering kebelet spraying ketika melihat banyak kucing cewek di sekitarnya.  Apalagi kalau kucing betina itu sedanh memasuki masa beger

Menurut Drh Perdanawinata dokter hewan praktik di Jakarta Spraying juga akan semakin banyak dilakukan jika kucing jantan dominan melihat ada kucing jantan lain yang berkeliaran di sekitar daerah kekuasaannya. 

Kucing yang baru dibeli juga kerap malakukan spraying.  Ia akan segera mengkapling-kapling daerah kekuasaannya dengan aroma pipisnya. 

Walaupun spraying adalah hal yang alami.  Namun Anda tetap harus waspada.  Sebab, terlalu banyak melakukan spraying juga bisa menandakan kalau kucing kesayangan Anda lagi stress atau mengalami kelainan (hypersexualitas). 

Untuk memastikan hal itu, ajaklah segera kucing Anda ke dokter hewan untuk diperiksa.  Di sana kucing akan diberi obat penenang untuk meredam gejolak asmara yang berlebihan tersebut.  Obat itu bernama Ovarid Tablets.  Jangan sampai keliru saat beli.  Solanya ada dua macam ovarid tablets yang dijual.  Perbedaanya terletak pada dosisnya.  Ovarid tables berdosis 5 mg buat kucing dan ovarid tablets  berdosis 20 mg khusus untuk anjing.

Sukar Dicegah
Spraying adalah hal yang alami dilakukan oleh kucing.  Hal ini  merupakan naluri kucing yang harus disalurkan.  Upaya pecegahan yang terlalu keras justru bisa menyebabkan Si meong mengalami tekanan batin. 

“Paling-paling kita hanya bisa mencegahnya agar kucing tidak menyemprotkan pipisnya pada benda-benda kesayangan kita,”ungkap pria ramah tersebut.

Berbagai produk anti-spraying kini banyak dijual di pet shop.  Umumnya barang tersebut dijual dalam bentuk botolan yang bisa disemprotkan (sprayer).  Cairan dalam botol tersebut mengandung zat yang beraroma tak disenangi kucing. 

Jadi semprotkanlah ramuan tadi pada barang barang kesayangan Anda.  Dengan demikian kucing akan mengurungkan nitanya untuk pipis pada benda-benda kesayangan Anda.  Ia pun akan segera mencari benda lain sebagai sasaran semprotan pipis.

Cara lain yang bisa Anda lakukan yaitu dengan jalan mengoleskan sulfur pada benda-benda kesayangan Anda.  Aroma sulfur bisa mencegah kucing mendekati barang tersebut.  Parfum yang mengandung amoniak justru bisa menarik perhatian kucing.  Jadi sebaiknya jangan pakai bahan tersebut.

Jadi harap maklum,  namanya juga hewan.  Pahami dan sayangilah terus kucing Anda (orangtuaidaman.com).

INFO

Kucing Betina pun Melakukannya

Terkadang kucing betina juga melakukan spraying.  Hal ini banyak terjadi terutama pada kucing betina yang dikebiri.  Bau urin kucing betina tidak menyebabkan kucing jantan jadi berang.  


SATWA RUMAHAN


error: Content is protected !!