BONSAI DI ATAS BATU: UNIK ALAMI DAN DRAMATIS

ORANGTUA IDAMAN – Karang atau batu cadas bisa mumbuat sosok bonsai terlihat lebih alami dan unik. Perpaduan unsur keras dan lunak menjadi satu.

Bonsai di atas batu bisa dikategorikan menjadi 2 macam.  Yakni isithisuki atau rock planting.  Bonsai ini tumbuh di atas batu.  Kategori kedua adalah sekijoju atau on the rock.  Bonsai kategori ini tumbuh mencengkeram batu.

Akar mencengkream karang (Teguh Jiwa Brata)

Cara pembuatan bonsai di atas batu tidak sulit.  Menurut Ir. Marsudi, pebonsai di Tangerang,  ada dua metode yang bisa dilakukan untuk membuat bonsai di atas batu. 

Cara pertama dilakukan dengan jalan mengambil bakalan bonsai langsung dari alam yang tumbuh di atas batu atau karang.  Cara seperti ini lebih mudah dan cepat.  Pehobi hanya tinggal mengadaptasikan lalu melakukan training. 

Cara kedua yaitu bonsai di atas batu yang diseting sejak kecil, atau masih dalam bentuk benih atau biji.

Bentuk batu disesuaikan
Proses adaptasi dilakukan dengan jalan menaruh bungkusan karung berisi bakalan bonsai beserta bongkahan batu kedalam lubang tanam. 

Setelah 2 – 3 bulan, biasanya tunas-tunas daun mulai tumbuh.  Itu berarti bonsai telah beradaptasi.  Bila daun telah terlihat mulai rimbun, bakalan bonsai bisa segera dipindah menuju pot.

Pot yang dipilih harus disesuaikan dengan bentuk, ukuran batu maupun tanaman.  Disamping itu, bentuk batu juga wajib disesuikan dengan bentuk dan ukuran tanaman.  Bagian bawah pot diberi alas nutrisi.  Terbuat dari pupuk kandang atau kompos yang sudah dicampur dengan pasir malang. 

Perbandingannya 1 : 2.  Karung pembungkus batu lalu dilepas. Tanaman beserta batu lalu titaruh di dalam pot itu.  Posisinya diatur. Sebagian akar tanaman yang menjuntai keluar dibenamkan kedalam lapisan nutrisi.

Proses adaptasi bonsai di atas batu (Foto: Teguh Jiwa Brata)

Bakalan bonsai yang telah dipindah di atas pot itu biasanya masih mengalami sedikit stres.  Ditandai dengan gugurnya sebagian daun.  Training dan pembentukan bisa dilakukan bila tanaman sudah terlihat segar kembali. 

Training yang dilakukan sama seperti pada bonsai pada umumnya.  Meliputi pemangkasan, wiring dan bila perlu pengerikan atau jin.

Meski mudah, bila dilakukan tanpa terkontrol bisa merusak lingkungan hidup.  “Kalau saya sih lebih baik sabar sedikit. Kalau mau bikin ya pakai bakalan dari biji semai,”tutur Pria yang juga gemar melukis itu. 

Dari biji pun jadi
Cara kedua ini sebenarnya juga tidak sulit.  Hanya saja memakan waktu yang lebih lama bila dibanding dengan cara mengambil dari langsung dari alam. 

“Butuh waktu sekitar 5 –6 tahun untuk membentuk dari bibit semaian,” kata pemilik gerai bonsai CSS Garden itu. 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih batu.  Bahan yang digunakan berupa batu vulkanik atau batuan kapur.  Anda bisa memilih dari kedua bahan tersebut. Kalau sudah dipilih, batu itu lalu dicermati.  Tujuannya untuk menentukan sisi muka dan sisi belakangnya. 

Bibit semaian yang digunakan biasanya adalah bibit yang masih berukuran tinggi 10 – 15 cm.  Syarat lain yakni, jenis tanaman harus tahan stres dan mampu tetap hidup subur di tempat yang mengandung sedikit hara. 

Bibit terpilih lalu dikeluarkan dari polybag.  Sebagian tanah yang menggumpal di bagian perakaran dikurangi.  Caranya, dengan menyiramkan air sampai tanah itu tergerus pelan-pelan. 

Tanah disisakan sedikit di bagian pangkal akar.  Bibit tanaman lalu ditanam di atas batu yang sudah dipilih.  Posisinya disesuaikan. 

Akar-akar yang menjulur panjang diatur sehingga menyelip dan menyengkeram batu.  Bibit tanaman beserta batu itu lalu dimasukkan ke dalam polybag.  Selanjutnya polybag diisi dengan media tanam. 

Bakalan bonsai yang sudah tertancap di atas batu ditaruh di tempat teduh.  Dirawat seperti bonsai pada umumnya.  Pruning dan wiring yang bertujuan untuk membentuk tajuk bisa dilakukan.

Sekitar 3 – 4 bulan kemudian, akar sudah menancap dan mencengkeram kuat pada batu.  Bakalan bonsai itu bisa dikeluarkan dari polybag.  Mediatanam yang masih terlihat menutupi batu dihilangkan dengan cara menyemprotkan air secara perlahan-lahan. 

Setelah itu bakalan bonsai ditanam dalam pot.  Sebelumnya, pot diisi dengan campuran pupuk kandang dan pasir malang.  Perbandingannya 1 : 2. Posisi bakalan bonsai dan batu lalu diatur supaya bisa terlihat pas.

Akar-akar yang menjuntai tidak dipotong.  Namun dibenamkan kedalam lapisan media tanam penuh nutrisi yang berada dalam pot. 

Agar tidak mengalami stres dan akar bisa segera tumbuh, bagian akar yang akan dibenamkan kedalam media tanam diolesi dengan hormon perangsang dulu.  Contohnya adalah roothone F. 

Setiap seminggu sekali disiram dengan larutan vitamin B1, atau hormon perangsang pertumbuhan vegetatif.  Misalnya grow up dan grow quick.  

Cara lain untuk merangsang pertumbuhan akar dilakukan dengan jalan menyungkup bakalan bonsai dengan plastik.  Kemudian ditaruh di tempat yang teduh dan lembap.  Sungkup plastik bisa dibuka bila kuncup daun telah terlihat mulai bermunculan.

Ketika daun telah merimbun, bakalan bonsai itu dipindah di tempat yang banyak terkena sinar matahari. 

“Bila terlalu lama ditaruh di tempat teduh, bakalan bisa rusak.  Cabang-cabang tumbuh memanjang tak karuan.  Sehingga bentuk dasar tajuk jadi rusak,”kata Marsudi sambil menunjukkan bonsai asam jawa di atas batu miliknya.  Langkah berikutnya adalah pembentukan tajuk.  Dilakukan dengan wiring dan pruning. 

Berhobi bonsai memang mengasyikkan (orangtuaidaman.com)

Jenis Tanaman
Berikut ini adalah jenis tanaman yang biasa digunakan sebagai bahan bonsai di atas batu :

1.      Asem jawa (Tamarindus indica)
2.      Beringin (Ficus benjamina)
3.      Serut (Streblus asper)
4.      Sisir (Cudrania cochin-sinensis)
5.      Wareng (Gmelina asiatica)


SIMAK JUGA ANEKA TANAMAN HIAS INI

AGLAONEMA MUTASI: PERUBAHAN YANG MEMBAWA BERKAH

AGLAONEMA MUTASI: PERUBAHAN YANG MEMBAWA BERKAH

Teguh Jiwa BrataJul 30, 20225 min read

ORANGTUA IDAMAN- Waspadai kelainan yang terjadi pada aglaonema koleksi Anda. Siapa tahu aglo langka ini ada dirumah Anda. Flora tersebut…

MEMBUAT BONSAI GRUPING: HUTAN MINI TAMPIL UNIK

MEMBUAT BONSAI GRUPING: HUTAN MINI TAMPIL UNIK

Teguh Jiwa BrataJul 30, 2022

Hutan Mini Tampil Unik ORANGTUA IDAMAN – Anda ingin menikmat keindahan miniatur hutan di teras rumah? Gaya bonsai grouping bisa…

MENCEGAH BONSAI KEROPOS: TANGKAL RAYAP TOLAK JAMUR

MENCEGAH BONSAI KEROPOS: TANGKAL RAYAP TOLAK JAMUR

Teguh Jiwa BrataJul 20, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Batang lapuk dan bolong-bolong membuat bonsai terkesan tua, unik, dan berkarakter.  Namun, bila tidak dirawat secara benar,…

INGIN TANAMAN PACHYPODIUM BEBAS PENYAKIT? BEGINI CARANYA

INGIN TANAMAN PACHYPODIUM BEBAS PENYAKIT? BEGINI CARANYA

Teguh Jiwa BrataJul 20, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Pachypodium termasuk jenis tanaman mudah dirawat. Namun, ketika musim tak menentu, hama dan jamur menjadi beringas. Begini…

POHON TIN: POKOK PERADABAN, BUDAYA, DAN AGAMA

POHON TIN: POKOK PERADABAN, BUDAYA, DAN AGAMA

Teguh Jiwa BrataJun 24, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Orang muslim menyebutnya Buah Tin, sedangkan orang nasrani mengatakan sebagai Buah Ara. Apa bedanya? Lantas benarkah ara…

SATWA RUMAHAN

TIPS MEMELIHARA AROWANA ROMBONGAN

TIPS MEMELIHARA AROWANA ROMBONGAN

Teguh Jiwa BrataAug 2, 20223 min read

ORANGTUA IDAMAN – Pendapat bahwa ikan arowana tak bisa dipelihara beramai-ramai dalam satu akuarium itu tak benar. Ini bukti dan…

BREEDING MANVIS ALBINO: GENETIK STABIL MUDAH DIBIAKKAN

BREEDING MANVIS ALBINO: GENETIK STABIL MUDAH DIBIAKKAN

Teguh Jiwa BrataJul 30, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Ikan albino banyak diminati.  Menurut pengakuan Abdul Rozak, breeder manvis albino di Cileduk, dalam setiap bulan, ia…

FILTER KOI SEDERHANA: PRAKTIS MURAH & MUDAH PERAWATANNYA  

FILTER KOI SEDERHANA: PRAKTIS MURAH & MUDAH PERAWATANNYA  

Teguh Jiwa BrataJul 30, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Bila Anda masih tergolong pemula, tak perlu mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk membangun filter kolam.  Sebagai penggantinya,…

TIPS TERAPI BURUNG PLECI OGAH BERNYANYI

TIPS TERAPI BURUNG PLECI OGAH BERNYANYI

Teguh Jiwa BrataJul 26, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Kicauan adalah naluri burung untuk berkomunikasi dengan sesama jenis. Menarik perhatian lawan jenis, isyarat bahaya, serta memanggil…

TIPS MENCEGAH KACER SUKA SALTO

TIPS MENCEGAH KACER SUKA SALTO

Teguh Jiwa BrataJul 26, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Kebiasaan salto dapat membuat performa kacer  melorot di arena lomba. Selain tenaga terkuras, burung menjadi tak berkonsentrasi…

error: Content is protected !!