JEMMY ASIKU: RAJA HANDPHONE DARI INDONESIA TIMUR

LENTERA – Jujur, dan ulet menjadi dua modal utama Jemmy Asiku sukses di bidang IT. Dari penjual voucher hingga menjadi pemilik itCenter. Mall IT berkonsep strata title modern pertama dan terbesardi Manado

Jemmy memulai usahanya sebagai penjual nomor selular perdana dan voucher isi ulang.  Pria ulet ini mengawali usahanya dengan bekal modal sebesar Rp 10 juta.  Modal tersebut diperoleh dari hasil menjual mobilnya saat masih tinggal di Surabaya.  Nomor perdana dan vocher hasil berkulakan di Surabaya ia jual di Manado. 

itCenter berlokasi di pusat kota yang strategis.

Menurutnya, selama memulai bisnis, semua harus diawali dengan semangat dan kemauan keras.  Kios selular pertamanya yang didirikan bersama Adiknya (Ronald Asiku) bernama X-Cell berlokasi di Paragin, Bahu, Sulawesi. 

Semangat keras dan kemauan ulet itu membuahkan hasil usaha yang terus berkembang tahap demi tahap.  Jumlah toko yang ia miliki semakin bertambah hingga mencapai 38 gerai diberbagai kota besar di Sulawesi.  Diantaranya : Makassar, Palu, Gorontalo, Kendari , Ternate dan Manado.  Jaringan bisnis yang semakin luas tersebut semakin mendongkrak prestasi penjualan yang ia lakukan. 

Jemmy Assiku.

Tak mengherankan bila pengusaha muda ini diangkat menjadi perwakilan Nokia di Manado pada tahun 2002.  Masih di tahun yang sama, prestasi Jemmy di bidang pemasaran IT menyedot perhatian Dealer Indosat.  “Saat itu saya menjadi dealer tunggal Indosat di Kota Manado,” tutur jebolan Sekolah Tinggi Tehnik Surabaya ini.

ITC Roxy Menginspirasi
Tak berhenti disitu, prestasi dalam memasarkan Teknologi Informasi juga diberikan oleh Telkomsel pada tahun 2004.  Pada tahun 2004, Telkomsel mengalami perubahan manajemen.  Distributor harus loyal hanya pada satu brand saja yaitu Telkomsel.  Hal tersebut memaksa Jemmy harus melepas Indosat.

“Sebagai gantinya, Telkomsel memperluas wilayah usaha saya.  Yang awalnya hanya sebatas Sulawesi Utara.  Menjadi seluruh Sulawesi,” katanya.

Tak pernah sepi dari pengunjung.

Jemmy memutuskan untuk memilih Telkomsel karena tidak terlalu banyak dealer.  “Saat itu ada sekitar 500 dealer.  Ketika diterapkan kebijakan manajemen baru, hanya tersisa 104 dealer.  Di Sulawesi hanya ada 8 dealer,”papar pria karismatik itu.  Keahliannya dalam hal marketing juga membuatnya dipercaya  sebagai main distributor Samsung  dan Nokia untuk wilayah Sulawesi Utara.

Jaringan yang semakin kuat di bidang Teknologi Informasi nampaknya semakin memberi banyak inspirasi bagi dirinya.  “Gerai toko yang banyak dan sudah saya miliki akan menjadi semakin berpotensi bila dijadikan satu dalam sebuah tempat.  2006 Jemmy mengembangkan usahanya.

“Saat itu saya mulai berfikir, lebih strategis bila membuat semacam IT Center .  Tapi kalau harus dimulai sendiri tentu tidak mungkin,” papar Bapak satu putera, satu puteri tersebut.

 Untuk menyiasati hal tersebut, Jemmy mengkoordinir 3 pedagang HP yang memiliki toko bersebelahan.  Strategi tersebut ternyata membuahkan hasil.  Kiosnya terus berkembang menjadi 24 ruko. 

“Lalu muncul tantangan lagi.  Kalau Cuma 24 kios, tidak akan muat dan mencukupi kebutuhan konsumen yang semakin banyak.  Saya terinspirasi oleh ITC Roxy Mas yang berlokasi di Jakarta. Saya harus bisa membuat pusat IT semacam Roxymas,” tutur Jemmy. 

Hingga suatu saat Jemmy mendapatkan tawaran sebuah gedung pusat perbelanjaan di Jl. Piere Tendean Boulevard, Manado.  “Sebenarnya proyek ini meru[pakan proyek setengah jadi. Dulu namanya Center poin.  Karena bermasalah, dan bermaksud dijual, maka saat itu juga saya beli dan saya teruskan,” kata Pria kreatif ini.

Di bangunan ini ia gabungkan 3 konsep yang berada di Roxy Mas, Glodok dan Mangga Dua.  “Kalau Roxy kan jualan HP, Glodok Elektronik, dan Mangga Dua adalah sentra fashion.  Nah, dalam gedung ini ketiga macam produk tersebut ada,” kata Jemmy. Di dalam itCenter ada sekitar 600 kios.  Pusat penjualan sarana teknologi informasi tersebut dikunjungi sekitar 22 ribu orang / hari.  Lantai Ground untuk show room HP, lantai di atasnya sebagai tempat penjualan HP, kamera dan game.  Lantai yang diatasnya adalah pusat penjualan Fashion.  Lantai atasnya lagi adalah kafe dan Food court. 

Ground Floor dikhususkan untuk penjualan One brand produk atau dealer HP, dan Komputer.   Upper Ground untuk Zona Hp multi brand dan asesoris.  Lantai 1 untuk Hp, Kamera, kacamata, jam tangan dan perlengkapan elektronik lainnya.  Sedangkan lantai 2 dan 3 untuk fashion.  Lantai 5 untuk Food court.

Formula Sukses
Selain jujur juga kerja keras. Waktu membuka toko pertama, saya sering kerja dari pagi sampai pagi lagi.  “Orang bilang kerja sangkuriang adalah mision immposible.  Tapi dengan bekerja keras, hal yang tidak mungkin bisa menjadi kenyataan,” tuturnya. Kebanyakan orang terlalu sering mentolerir kesalahan dan kemalasan diri sendiri.  Akibatnya hasil yang dicapai tidak maksimal.

 Menurut Jemmy, kejujuran menjadi salah satu formula kesuksesan berbisnis.   “Saya harus mampu memberikan kepercayaan pelangan maupun supplier. Saya sejak awal ingin menjual produk resmi.  Produk resmi lebih dipercaya dan jarang mengecewakan konsumen,” katanya.  Disamping itu, bekerja keras saja tidak cukup.  Namun juga harus cepat dan tepat. Untuk melakukan hal tersebut harus diikuti oleh perasaan enjoy dan senang hati.  Faktor lain yaitu disiplin. Disiplin bukan hanya dalam soal waktu. Namun lebih pada konsistensi.  “Kalau mau jujur yaa… harus jujur terus.  Jangan kok, sekarang jujur setelah itu tidak jujur,” kata Jemmy.

Tak bisa dipungkiri, jejak kejayaan bisnis Jemmy Asiku telah banyak dikenal masyarakat  Manado.  Di kota ini nama Jemmy Asiku dikenal sebagai Raja Hand Phone.  Pria ini sangat optimis bahwa bisnis di bidang Teknologi Informasi akan terus berkembang.  Menurutnya, the word on your finger types,  sekarang telah terjadi.  “Saat ini ketika, kita ingin mencari apapun tinggal mengetik sudah bisa dipastikan akan ditemukan.  Apapun bendanya dan belahan bumi manapun letaknya menjadi mudah ditemukan,” tutur Jemmy.

Jemmy juga menandaskan  saat ini zamannya IT.  Dulu orang hidup harus berburu,  setelah itu zaman berevolusi. Periode berikutnya, orang harus bercocok tanam.  Lalu berevolusi lagi,  muncul zaman industri.  Hasil buruan dan bercocok tanam harus disimpan.  Zaman terus berkembang, sekarang zaman IT.  “Tanpa IT, orang akan mati.  Coba bayangkan bila server mati, perbankan akan kalang kabut, perekonomian akan kacau,” tutur Jemmy.

Jemmy tak ingin berhenti pada kesuksesan sebagai pemilik itCenter Manado.  Ia bercita-cita mendirikan itCenter lain di kota-kota besar di seluruh Sulawesi. “Semakin besar usaha yang saya miliki berarti semakin banyak yang bisa berikan bagi sesama. Secara tidak langsuh kita sudah berkarya untuk kebesaran Tuhan,” paparnya (orangtuaidaman.com)

Biodata
Nama: Jemmy Asiku
Isteri: Jill Turangan
Anak: Leonardo Bryan Asiku & Georgio Neil Asiku
Perusahaan : PT. Habitat Asri

Pendidikan:
–          SDN Kotamobagu, Gorontalo
–          SMP Don Bosco, Manado
–          SMA Rex Mundi, Manado
–          Sekolah Tinggi Tehnik Surabaya


Jejak Prestasi Bisnis
2002 Dipercaya sebagai perwakilan Nokia di Manado
2002 Diercaya sebagai perwakilan Samsung di Manado
2002 Dipercaya sebagai Dealer Indosat di Manado
2004 Dipercaya sebagai Dealer Telkomsel di Sulawesi
2012 itCenter Mendapatkan penghagaan Pemerintah Kota Manado sebagai perusahan teladan


Tumbuh-Kembang Usaha
2001 : Memulai usaha jual-beli pulsa isi ulang dan nomor perdana
2006 : Mendirikan itCenter Manado


LENTERA

EntrepreneurshipEDU

error: Content is protected !!