MEMBUAT BONSAI GRUPING: HUTAN MINI TAMPIL UNIK

Hutan Mini Tampil Unik

ORANGTUA IDAMAN – Anda ingin menikmat keindahan miniatur hutan di teras rumah? Gaya bonsai grouping bisa menyuguhkan kesejukan hutan mungil di rumah Anda.

Tiap gaya bonsa memiliki bentuk berlainan.  Aneka bentuk gaya itu bisa memberi kesan tertentu.  Semisal gaya fuki nagasaki atau tertiup angin.  Gaya bonsai grouping bisa memberikan kesan keindahan serta kesejukan panorama hutan.  Bonsai yang ditanam dengan metode ini lebih menonjolkan komposisi letak tanaman ketimbang bentuk batang tanaman.

Menurut Rudi Hardadi Widjaja pebonsai di Jakarta Utara, menikmati bonsai grouping itu sangat mengasyikkan.  Jika dilihat sepintas keindahan bonsai grouping terletak pada komposisi dan bentuk tajuk yang terbentuk oleh gerombolan tanaman dalam sebuah pot.  Jika dicermati secara detil tiap tanaman di dalamnya tetap dapat memberi kesan keindahan pohon tua. “Jadi semakin lama dan cermat dipandang, keindahan bonsai grouping semakin nampak nyata,” Ungkap pria berkacamata itu.

Berdasar jumlah pohon yang ditanam dalam satu pot bonsai grouping dapat dibedakan menjadi beberapa kategori yaitu soju (dua pohon), sambon yose (tiga pohon), gohon yose (lima pohon), nanahon yose ( tujuh pohon), kyuhon yose (sembilan pohon) dan yose – ue, lebih dari sembilan pohon.

Memilih bakalan & pot

Ada banyak jenis tanaman yang bisa dipilih.  Jenis tanaman yang hendak dijadikan bonsai grouping harus memiliki batang berkesan tua sejak masih kecil.  Umumnya, jenis tanaman yang digunakan sebagai bahan bonsai mame cocok dipakai untuk bahan bonsai grouping.  Sebaiknya dipilih jenis tanaman yang memiliki ukuran daun kecil-kecil.  Berbagai jenis tanaman yang cocok dijadikan bonsai grouping diantaranya serut, beringin (Ficus benjamina), Beringin karet (Ficus retusa),  minten (Malphigia coccigera), ulumus (Ulmus lanceofolia), cemara duri (Juniperus rigida), Cantigi (Pemphis acidula), dan cemara buaya (Juniperus horisontalis).

Menggambar & merencanakan bentuk

Menggambar rencana bentuk bertujuan mempermudah pelaksanaan langkah berikutnya.  Bentuk tajuk atau kanopi harus sesuai dengan bentuk pot.  Biasanya, bonsai grouping ditanam dalam pot datar.  Ada pula bonsai grouping yang dikombinasikan dengan batu karang.  Bonsai demikian ini lebih nampak alami dan unik.

Dalam hal ini pot bisa diibaratkan sebagai dararan bumi atau horizon.  Sedangkan gerombolan tanaman adalah bentuk hutan.  Bentuk tajuk gerombolan tanaman  dalam pot datar bulat dan pot datar persegi, sebaiknya  meninggi di bagian tengah.  Selain itu, bagian sisi kanan dan kiri harus simetris.  Sedangkan pot oval memanjang dan datar lebih luwes.  Anda bisa memilih berbagai bentuk tajuk.  Diantaranya yaitu tinggi dibagian tengah atau tajuk yang meninggi di sisi kanan atau kiri.

Langkah di atas penting menentukan sisi depan dan belakang bonsai grouping yang akan dibuat.  Dengan demikian kita bisa tahu sudut pandang bonsai grouping tersebut.  Selain itu juga tidak kebingungan sewaktu hendak menikmatinya.

Menanam & membentuk tajuk

Jumlah pohon dalam bonsai grouping umumnya ganjil.  Sebab, jumlah ganjil selalu bersifat simetris.  Langkah awal yang harus dilakukan yaitu membentuk media tanam.  Tanah di bagian tajuk yang meninggi dibuat menggunduk lebih tinggi daripada tanah di bagian lain. 

Setelah pot berisi mediatanam dan dibentuk sesuai dengan rencana dalam gambar maka, bakalan bonsai bisa segera ditanam.  Bakalan bonsai bisa berasal dari stek, maupun cangkok. Menurut Rudi,  sebaiknya bakalan bonsai harus sudah bisa dipastikan hidup dan siap tanam.  Artinya, bakalan bonsai tersebut wajib memiliki akar dan daun yang sudah kuat.  Posisi penanaman setiap bakalan bonsai harus disesuaikan dengan bentuk kanopi grouping yang sudah direncanakan.

Langkah berikutnya yaitu membentuk tajuk tiap tanaman.  Biar sesuai dengan selera kita, tajuk bisa dibentuk dengan bantuan kawat.  Cabang yang tidak sedap dipandang dan tidak sesuai harus dipangkas.  Percabangan tanaman dibentuk dan disesuaikan dengan rencana dalam gambar. 

Jika langkah ini sudah selesai Anda akan melihat kanopi hutan mungil dengan cabang-cabang pohon yang masih meranggas.  Bentuk kanopi tersebut adalah gambaran kasar bentuk bonsai grouping kita kelak jika sudah jadi.

Koreksi bentuk

Langkah ini dilakukan setelah daun-daun bonsai nampak tumbuh.  Ranting yang tumbuh tidak sesuai dengan bentuk yang telah direncanakan bisa dipotong atau diarahkan sesuai dengan bentuk yang diinginkan dengan bantuan kawat. 

Ada kalanya, dalam tahap ini bentuk bonsai kita ubah tidak sesuai dengan gambar dalam rencana.  Sebab, pertumbuhan tanaman seringkali tidak sesuai dengan yang direncanakan.  Bentuk tanaman disesuaikan dengan keadaan yang ada.  Jadi, Anda dituntut agar selalu dapat kreatif. 

Perawatan rutin

Sama seperti dengan gaya bonsai yang lain.  Perawatan bonsai grouping tidak jau berbeda cara perawatannya.  Berbagai perawatan yang harus rutin dilakukan yaitu pemeriksaan kawat, penyiraman, penyiangan dan pemangkasan.

Kawat harus segera dilepas atau diganti jika sudah nampak terlalu menyekik tanaman.  Pelepasan kawat harus dilakukan secara berhati-hati.  Sebab, cabang tanaman bisa patah.

Penyiraman dilakukan sehari sekali.  Caranya, dengan menyemprotkan air dengan bantau hand sprayer.  Ukuran butiran air diatur supaya berbentuk kabut yang lembut.  Ukuran butiran tang terlampau besar bisa merusak susunan dan bentuk medai tanam.

Selain untuk mempertahankan bentuk bonsai, pemangkasun juga bertujuan supaya ukuran daun menjadi lebih kecil dari ukuran standarnya. Frekuensi pemangkasan tergantung jenis tanaman. 

Foto: (Robet)

INFO

Grouping itu bukan Saeki

Sepintas lalu gaya bonsai grouping hampir mirip dengan gaya bonsai saeki.  Namun jika diamati secara cermat terdapat perbedaan antara kedua gaya bonsai tersebut.  Dalam saeki patung-patung kecil semisal petani, rumah atau gubug mungil dan jembatan bisa ditambahkan.  Sedangkan dalam bonsai grouping tidak terdapat miniatur-miniatur seperti itu.


SIMAK JUGA RAGAM TANAMAN HIAS INI

AGLAONEMA MUTASI: PERUBAHAN YANG MEMBAWA BERKAH

AGLAONEMA MUTASI: PERUBAHAN YANG MEMBAWA BERKAH

Teguh Jiwa BrataJul 30, 20225 min read

ORANGTUA IDAMAN- Waspadai kelainan yang terjadi pada aglaonema koleksi Anda. Siapa tahu aglo langka ini ada dirumah Anda. Flora tersebut…

MENCEGAH BONSAI KEROPOS: TANGKAL RAYAP TOLAK JAMUR

MENCEGAH BONSAI KEROPOS: TANGKAL RAYAP TOLAK JAMUR

Teguh Jiwa BrataJul 20, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Batang lapuk dan bolong-bolong membuat bonsai terkesan tua, unik, dan berkarakter.  Namun, bila tidak dirawat secara benar,…

INGIN TANAMAN PACHYPODIUM BEBAS PENYAKIT? BEGINI CARANYA

INGIN TANAMAN PACHYPODIUM BEBAS PENYAKIT? BEGINI CARANYA

Teguh Jiwa BrataJul 20, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Pachypodium termasuk jenis tanaman mudah dirawat. Namun, ketika musim tak menentu, hama dan jamur menjadi beringas. Begini…

BONSAI DI ATAS BATU: UNIK ALAMI DAN DRAMATIS

BONSAI DI ATAS BATU: UNIK ALAMI DAN DRAMATIS

Teguh Jiwa BrataJul 3, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Karang atau batu cadas bisa mumbuat sosok bonsai terlihat lebih alami dan unik. Perpaduan unsur keras dan…

POHON TIN: POKOK PERADABAN, BUDAYA, DAN AGAMA

POHON TIN: POKOK PERADABAN, BUDAYA, DAN AGAMA

Teguh Jiwa BrataJun 24, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Orang muslim menyebutnya Buah Tin, sedangkan orang nasrani mengatakan sebagai Buah Ara. Apa bedanya? Lantas benarkah ara…

error: Content is protected !!