MERIAM KARBIT: PERMAINAN, TRADISI & BUDAYA WARGA PONTIANAK

ORANGTUA IDAMAN – Ketika mayoritas Umat Muslim merayakan Idul Fitri seraya menabuh bedug bertalu-talu. Penduduk Sungai Kapuas berbeda. Mereka punya gelegar meriam karbit.

Meriam karbit dihiasi ornamen khas Pontianak (Foto: Teguh Jiwa Brata)

Tak sebatas permainan, meriam karbit sarat makna historis, keagamaan, dan budaya.

Tradisi ini telah terselenggara sejak ratusan tahun silam. Konon, Kerajaan Pontianak menggunakan bunyi meriam karbit ini sebagai pertanda Bulan Suci Ramadhan telah tiba.

Pada masa perjuangan melawan penjajah, meriam ini berfungsi sebagai alat pengecoh lawan. Dentumannya yang sangat keras membuat musuh mengira rakyat Pontianak punya senjata hebat.

Kini, meriam karbit ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Meriam Karbit menghadap ke arah perkampungan tepian Sungai Kapuas (Foto: Teguh Jiwa Brata)

Meriam ini berukuran diameter 80 cm, dan panjang 6 meter. Sedangkan bobotnya bisa mencapai 500 kg. Wuih!

Agar lebih aman, meriam karbit dibesut dengan bahan baku kayu berkualitas. Kayu yang digunakan kayu kelas nomor 2. Misalnya meranti atau mabang.

Kegiatan rutin masyarakat Sungai Kapuas (Foto: Teguh Jiwa Brata)
Hilir mudik perahu di Sungai Kapuas (Foto: Teguh Jiwa Brata)

Gelondongan kayu itu lalu dibelah. Dikeruk bagian tengahnya, sampai tercipta lubang atau lorong sebagai laras meriam. Berikutnya, bagian dalam meriam itu diolesi dengan pelumas.

Supaya awet, meriam ini direndam dalam aliran sungai kapuas selama beberapa hari.

Di bagian belakang atas dan bawah dilubangi. Lubang atas berfungsi sebagai saluran penyulut. Sedangkan lubang bawah untuk membuang air.

Setelah lorong laras meriam kelar dibuat, kedua belah kayu tadi disatukan kembali. Dibalut dengan kain pemadam agar uap karbit tidak menyusup keluar.

Berikutnya, supaya lebih kuat, meriam diikat dengan rotan. Satu buah meriam butuh balutan rotan sebanyak 100 – 200 kg.

Nah, berikutnya agar terlihat menarik, meriam yang sudah jadi kemudian dipoles dengan cat. Dihiasi ragam ornamen khas Pontianak.

Agar bunyinya keras, meriam ini butuh bahan bakar karbit sebanyak 2,5 ons. Karbit itu diubah menjadi uap dengan cara mencampurnya dengan air di dalam meriam. Takaran airnya sebanyak 1 ember besar.

Ketika karbit bereaksi dengan air dan berubah menjadi gas, semua lubang meriam ditutup rapat.

Kira-kira 6 – 7 menit kemudian, lubang depan, dan lubang sulut dibuka. Berikutnya,… Blaaaar!!! Dentuman keras terjadi ketika api obor disodorkan ke arah lubang sulut.

Seru! (orangtuaidaman.com)

SIMAK JUGA LOKA WISATA MENARIK INI

PANTAI AKARTINI BERSOLEK: KIAN MOLEK TAK MENJEMUKAN

PANTAI AKARTINI BERSOLEK: KIAN MOLEK TAK MENJEMUKAN

Teguh Jiwa BrataAug 4, 20223 min read

ORANGTUA IDAMAN – Pantai Kartini kian rupawan. Tak…

PULAU SEBESI: ZAMRUD TERSEMBUNYI DI SELAT SUNDA

PULAU SEBESI: ZAMRUD TERSEMBUNYI DI SELAT SUNDA

Teguh Jiwa BrataJun 29, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Tak sekadar menyandang kemolekan bentang…

WARUNG KOPI JEMBATAN SOMOSARI: MANDI DI KALI BERSAMA SECANGKIR KOPI

WARUNG KOPI JEMBATAN SOMOSARI: MANDI DI KALI BERSAMA SECANGKIR KOPI

Teguh Jiwa BrataJun 25, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Sepotong ‘surga’, kudapan sederhana, bersanding…

Load More

JALAN-JALAN JANGAN LUPA JAJAN-JAJAN

KISAH TERCIPTANYA BATAGOR

KISAH TERCIPTANYA BATAGOR

Teguh Jiwa BrataAug 6, 20221 min read

ORANGTUA IDAMAN – Batagor ‘lahir’ di Bandung. Batagor adalah akronim dari bakso tahu goreng. Isan adalah penjual bakso keliling di…

KOPI JAWA: DIGORENG DALAM SEJARAH PERBUDAKAN

KOPI JAWA: DIGORENG DALAM SEJARAH PERBUDAKAN

Teguh Jiwa BrataJul 29, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Di balik meriah warung kopi kelas kaki lima dan hinggar bingar caffe, kopi nusantara pernah melewati sejarah…

KULINER BURUNG PIPIT: BUDAYA, MITOS & NAFSU PRESTISIUS

KULINER BURUNG PIPIT: BUDAYA, MITOS & NAFSU PRESTISIUS

Teguh Jiwa BrataJul 13, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Tongseng, oseng-oseng, krengseng, dan satai emprit, hingga semur gelatik menawarkan 101 sensasi bagi penikmatnya. Sensasi semu itu…

SAYUR ASEM JOGLO H. MATALIH: 40 TAHUN MENGAWAL RASA SPESIFIK BETAWI

SAYUR ASEM JOGLO H. MATALIH: 40 TAHUN MENGAWAL RASA SPESIFIK BETAWI

Teguh Jiwa BrataJun 28, 2022

ORANGTUA IDAMAN — Bagi masyarakat Jakarta, soal sayur asem, H. Matalih jawaranya. Kedai legendaris itu berlokasi di Jalan Raya Joglo,…

PASAR DURIAN KUTO PALEMBANG: ICIP-ICIP DURIAN LEGIT TAK KENAL MUSIM

PASAR DURIAN KUTO PALEMBANG: ICIP-ICIP DURIAN LEGIT TAK KENAL MUSIM

Teguh Jiwa BrataJun 23, 2022

ORANGTUA IDAMAN – Berlimpah, tak kenal musim, dan pantang tutup alias buka 24  jam. Hal itu membuat Pasar Durian Kuto…

error: Content is protected !!