
TUHAN: MITOS, RITUS, & KLENIK
MANUSIA, ALAM, DAN TUHAN TAK BISA DIPISAHKAN. RITUS DAN MITOS ADALAH MATA RANTAI PENGUNTAI RELASI MANUSIA, ALAM, DAN TUHAN.
Rudolf Otto, dalam Das Heilige (The Idea of The Holy – Gagasan Tentang Yang Kudus) mengatakan, Yang Kudus itu sebagai Misteri Kekuasaan Illahi yang mempesona (Mysterium Tremendum et Fascinosum).
Ritus menjadi sarana manusia religius agar bisa beralih dari waktu duniawi menuju waktu Yang Suci. Di dalam ritus, manusia meniru tindakan Yang Suci agar mampu menembus batas kondisi manusiawi. Keluar dari waktu kronologis, memasuki waktu awal mula Illahi yang menjadi rahim kelahiran dunia.
Sementara Mitos menceritakan suatu realitas mulai bereksistensi melalui tindakan makhluk supranatural. Mitos senantiasa menyangkut suatu penciptaan yang dianggap sebagaimana jaminan eksistensi dunia dan manusia. Hakekat tertinggi Tuhan, Pencipta alam semesta menyatakan diri melalui ciptaan-Nya.
Fakta ini pun terpantul dalam berbagai relasi Manusia Jawa dengan alam. Masyarakat tradisional yang religius menanggapi berbagai fenomena alam sebagai penampakan diri Yang Suci. Kehadiran tersebut dipertegas dengan ritus dan simbol.
Contohnya yaitu, Masyarakat Jawa yang mempercayai bahwa gunung adalah tempat bersemayamnya leluhur. Kepercayaan ini berdiri di atas kesadaran bahwa gunung adalah sumber kesuburan. Dari perspektif sains, abu fulkanik adalah faktor utama kesuburan. Itulah sebabnya, daerah yang memiliki gunung berapi juga mempunyai lahan pertanian subur pula.
Mitologi Dewi Sri pun demikian. Masyarakat tradisional menyimbolkan tanah sebagai seorang dewi cantik. Rela mengorbankan dirinya. Mengucurkan darahnya demi kesuburan tanah sebagai penopang seluruh makhluk hidup. Sebab tanah tak lain adalah tubuh makhluk hidup. Sementara itu sungai dan parit tak lain adalah urat-urat nadi. Menjejali tanah dengan sampah berarti mengotori rubuh. Mencemari sungai dan parit berarti menyuntikkan racun kedalam urat nadi diri sendiri.
Masyarakat tradisional jawa menyadari bahwa kesuburan tanah adalah sumber kehidupan dan berkat bagi makhluk hidup. Mereka juga menginsyafi bahwa berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Itulah sebabnya sudah selayaknya gunung diluhurkan. Leluhur adalah sesuatu yang diluhurkan atau dihormati.
SIMAK JUGA ARTIKEL SERUPA: “IBU PERTIWI vs NYI RORO KIDUL: Dalam Simbol, Mitologi, Personifikasi, & Budaya”
Salah Kaprah Klenik
Eksistensi tak terdefinisikan kata-kata itu menjadi misteri. Masyarakat Jawa menyebutnya sebagai ‘klenik’ atau yang disembunyikan. Misteri bukan rahasia yang tak terkuak. Hanya insan tanggap ing sasmita yang berhasil merasuk ke dalam ranah tak terjamah lafal verbal. Menemukan kesejatian.
Tiap agama dan kepercayaan memiliki cara berbeda untuk mengungkap eksistensi yang tak terdefinisikan kata-kata itu. Tak bisa saling dibenturkan. Namun banyak contoh membuktikan keberagaman itu seiring dengan waktu saling melangkapi, berpadu, asimilasi.
Ketika hal itu terjadi, terciptalah keharmonisan dalam sebuah khasanah budaya yang kaya (orangtuaidaman.com)
WARNA-WARNI BUDAYA
HINDU NUSANTARA vs HINDU INDIA
KONSEP-KONSEP DAN KEAHLIAN TEKNIK HINDU DILOKALKAN DAN DIELABORASI KEMBALI. MENJADI BERNAPAS KHAS INDONESIA. Bagai sebuah jarum yang menusuk ke dalam
TONG SETAN: DARI MOTORDOME, WALL OF DEATH SAMPAI TONG EDAN
APA PUN SEBUTANNYA, WAHANA YANG SATU INI SELALU…
LAWANG SEWU: GEDUNG TUA PENUH PESONA CERITA KERETA
KATA ORANG, LAWANG SEWU ITU ANGKER DAN TIDAK…
BATIK TRUSMI: KAIN WARNA-WARNI YANG TERUS BERSEMI
KECAMATAN PLERED ADALAH SALAH SATU GUDANG BATIK DI…
Lost In Indonesia
SOTO BRAKOT MAS AAN: PUAS MBRAKOTI SIKIL SAPI SAMPAI MEMBLE
Tempatnya didesain dengan corak bangunan khas jawa. Disana ada beberapa joglo berukuran besar. Berfungsi sebagai tempat menikmati sajian. Joglo yang
PECEL SEMANGGI SARMI KUDUS: Bertoping Cingur, Berkubang Bumbu Kacang
ORANGTUAIDAMAN.COM Pecel bertoping bakwan plus cingur sapi berlumuran bumbu kacang tumpah ruah pasti goyahkan iman. Salam nyam-nyam. Belum bosan makan
BAKMI TERBANG: Sajian Unik Lezat Istana Martabak & Pempek Mie Ayam
ORANGTUAIDAMAN.COM Lapar saat melintas di Kota Salatiga? Coba deh, mampir ke Istana Martabak & Pempek Mie Ayam. Berlokasi di Jl.
SOTO LEDOK JATI: KUAH KAYA REMPAH, SEDAP BIKIN KALAP
SEPIRING PENUH DAGING AYAM KAMPUNG HANGAT HADIR MENGGIURKAN. LEMAKNYA MELELEH NEGITU ADUHAI. BERSANDING SEMANGKUK SOTO BENING. BERKAWAN SERBA-SERBI GORENGAN DAN
SENTRA IKAN ASAP PESAJEN: PATIKOLI PANGGANG PALING DIMINATI
BINGUNG MENCARI OLEH-OLEH KHAS JEPARA? YUK BERBELANJA IKAN ASAP DI KAWASAN PESAJEN. Soal ikan laut dan sea food Jepara gudangnya.










