
SELINGKUH FINANSIAL: UANG ITU TAK BERKELAMIN
ORANGTUA IDAMAN – Tak ada uang laki-laki. Tak ada pula uang perempuan. Uang tetaplah uang. Benda mati yang tak berjenis kelamin.
Ketidak jujuran keuangan keluarga itu kerap terjadi. Malahan, dusta tersebut kini kian mengalami pembenaran.
Uang laki-laki adalah ironi bagi suami yang seharusnya penuh kasih.
Adanya istilah ‘uang laki-laki’ menjadi bukti
Bagi para suami penyuka uang laki-laki, mereka mengklaim dana tersebut tak boleh diganggu gugat. Duit laki-laki adalah hak monopoli suami.
Isteri tak berhak sama sakali mengutak-atik uang laki-laki. Biasanya Suami menggunakan fulus itu sebagai sarana pemuas rasa senang. Terkait beragam kesenangan / hobi.
Tak sedikit suami merahasiakan ‘uang laki-laki’ dari isteri. Akhirnya, suami tersebut menikmati perselingkuhan finansial.
Ketika kita berkomitmen melewati suka-duka bersama dalam tali perkawinan, maka kesenangan-kesenangan yang bersifat rahasia, sepihak, dan egois seperti itu tak dapat dibenarkan.
Kesenangan sepihak yang dirahasiakan seperti itu tak ubahnya sebuah perselingkuhan dan pelacuran.
Hobi dan kesenangan seharusnya diselaraskan kondisi. Ketika keuangan memungkinkan, tak ada salahnya suami mengutarakan keinginannya untuk menekuni hobi.
Namun ketika kondisi keuangan belum memungkinkan, selayaknya suami memposisikan diri sebagai kepala rumahtangga yang bijak.
Oleh karena itu, besar-kecilnya pendapatan seharusnya disampaikan secara terbuka. Dinikmati dan disyukuri bersama. Pepatah bijak mengatakan, ‘Ada saling dimakan, tak ada saling dirasakan’.
Keterbukaan dan kejujuran finansial mengantar biduk keluarga dalam lautan kesejahteraan.
Dalam keterbukaan ada saling mengontrol dan mengingatkan. Keberlimpahan kerap membuai dan membuat terlena. Terjerat dalam pikat gaya hidup boros.
Sikap terbuka membuat kita diselamatkan oleh pasangan ketika terjerat dalam hobi atau kegemaran yang sifatnya tak realistis serta cenderung hedonis.
Misalnya: menggeluti hobi burung, aneka satwa, dan tanaman yang menguras tabungan keluarga hingga ratusan juta rupiah.
Kejujuran finansial keluarga juga dapat membuat mengetahui potenisi finansial keluarga secara riil. Sehingga dapat dikembangkan bersama menjadi lebih baik lagi pada masa mendatang.
Keluarga itu tumbuh di atas cinta. Sementara cinta bersemi ketika ada kejujuran dan penghargaan (orangtuaidaman.com)
ARTIKEL FINANSIAL KELUARGA LAIN
MERDEKA AIR: SEHAT JASMANI, ROHANI & SEHAT FINANSIAL
ORANGTUA IDAMAN – Hanya dengan membawa air minum sendiri, Anda bisa berhemat Rp 240.000 setiap bulan. Dulu, air itu sama
GAJI JANGAN DIHABISKAN
ORANGTUA IDAMAN – Semakin besar penghasilan seseorang, seharusnya…
CERDAS BERBELANJA: MUTU & KEBUTUHAN ITU YANG TERPENTING
ORANGTUA IDAMAN – Konsumen cerdas adalah pembeli yang…
MAK, HARGA BARANG DI PUSAT PERKULAKAN ITU LEBIH MURAH
ORANGTUA IDAMAN – Banyak keuntungan yang bisa ditabung…
ANEKA BISNIS RUMAHAN
COFFEE COMBI: NONGKRONG DI MOBIL, MENIKMATI KOPI
ORANGTUA IDAMAN – Inilah salah satu bentuk kreasi dan inovasi baru usaha kafe kopi. Dengan konsep menyuguhkan kopi di area terbuka,
BAKPAO BUAH: MENGGUGAH SELERA KONSUMEN DENGAN INOVASI BENTUK
ORANGTUA IDAMAN – Kalau mau tetap hidup, kuncinya inovasi. Prinsip ini dilakukan Yayang Suryana Wijaya, pengusaha bakpao dari Bandung. “Tiap
PITA PITA KREATIF: PASAR ANAK TAK TERPENGARUH TREN
ORANGTUA IDAMAN – Inilah buah kreativitas Arlin Santoso dan Irlia Oktaviani, pengusaha pita di Pondok Cabe, Tangerang. Kedua bersaudara ini
FOOD STYLIST: PELUANG JASA PENATA MAKANAN
ORANGTUA IDAMAN – Anda pernah melihat iklan Supremi premium di media cetak? Atau iklan Pizza Hut, Es Krim Campina di
BUDIDAYA JENITRI: PANEN REZEKI DARI BIJI TANAMAN SUCI
ORANGTUA IDAMAN – Tak banyak yang tahu, biji jenitri (Elaeocarpus ganitrus) berharga tinggi. Karena digunakan sebagai sarana sembahyang dan diyakini










