BUNDA, INI LHO CARA ASYIK MEMPERKENALKAN MATEMATIKA KEPADA SI KECIL

ORANGTUA IDAMAN – Cara belajar yang menyenangkan ada di mana-mana. Belajar matematika tak harus menempuh jalur berbelit. Tak selamanya diawali dengan angka dan simbol matematika.

Bunda bisa memulainya dengan Bahasa Matematika. Misalnya yaitu kata perbandingan, ukuran (besar dan kecil). Tanpa disadari, kita kerap menggunakan bahasa matematika. Mulai dari kata perbandingan ukuran seperti “besar” dan “kecil”, hingga menghitung jumlah peralatan makan yang digunakan saat makan bersama keluarga.

Mengenal Bentuk
Ajak Ananda mengenal dan menceritakan bentuk-bentuk berbagai benda yang ada di sekitar. Saat berjalan bersama, amatilah berbagai benda yang ditemui di jalan. Misalnya, roda kendaraan yang bundar, jendela rumah berwujud persegi, dan rambu-rambu berbentuk segitiga.

Melalui proses latihan keterampilan indera spasial ini pada dasarnya Bunda telah membimbing Ananda mengenal konsep bentuk, ukuran, ruang, dan arah. Hal ini membantu Ananda kelak di sekolah ketika ia mulai belajar geometri.

Belajar Berhitung
Ada banyak benda kecil di sekitar kita yang bisa digunakan sebagai alat bantu belajar berhitung. Misalnya: kulit kerang, manik-manik, biji-bijian, dan buah-buah kecil di taman. Ajak Ananda menghitungnya sembari mengucapkannya dengan suara lantang.

Bunda juga dapat memisahkan benda-benda itu menjadi beberapa kelompok berdasarka, jumlah, perbedaan ukuran dan warna. “Yuk, kita buat tiga tumpukan dari tiga kancing”.

Kegiatan ini adalah cara yang baik memperkenalkan konsep bilangan dan operasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian).

Bunda juga bisa berlatih berhitung bersama si kecil tanpa menggunakan bantuan benda. Misalnya menghitung langkah, serta tepukan tangan.

Permainan Pilah-pilih
Kegiatan ini menjadi dasar untuk mempelajari persamaan dan perbandingan di kemudian hari.

Misalnya memisahkan manik-manik dan menghitungnya berdasarkan warna. Bunda juga dapat meletakkan obyek dalam sebuah pola. Misalnya membuat deret manik-manik: merah, hijau, merah, hijau.

Matematika di Dapur
Memasak bersama adalah acara mengasyikkan nersama Ananda. Kesayikan itu adalah kesempatan bagi Bunda untuk menyisipkan pengetahuan dalam benaknya.

Acara masak-memasak bisa dibubuhi dengan eksplorasi pengukuran dan penghitungan.

Memasak bersama adalah kesempatan besar bagi anak Anda mengeksplorasi pengukuran dan penghitungan. Bimbinglah, pastikan Ananda melakukan kegiatan sesuai usianya.

Ajak Ananda menakar nasi porsi nasi yang dibutuhkan oleh keluarga. Lantas, dampingi ia menghitung berapa gelas beras yang dibutuhkan serta berapa gelas (cc) air yang dibutuhkan untuk menanak nasi.

Jika membuat camilan, hitunglah makanan di piring. Lantas ajak Ananda menyiapkan sejumlah buah ceri sesuai dengan camilan atau kue yang akan dibuat.

Membangun Menara
Acara tumpuk menumpuk benda membantu Ananda belajar memperkirakan ukuran, serta memahami hubungan antara berbagai benda berukuran berbeda.

Anda dapat menggunakan balok, kotak kardus kosong, atau beragam benda aman lain yang ditemukan di rumah.

Beritahulah Ananda bagaimana benda dapat stabil dan disusun secara baik. Ketika menara yang dibuat roboh, paparkanlah alasan dan penyebabnya.

Ajak Ananda melakukan eksplorasi berbagai macam struktur susuana, bandingkan dan ajaklah menecermati struktur mana yang paling stabil dan kokoh. Jangan lupa paparkan pula alasannya.

Membandingkan
Ajaklah Ananda mengamati beberapa obyek serupa namun berbeda. Misalnya saat pergi ke pasar, dan menjumpai tumpukan buah mangga. Bunda bisa membimbing Ananda membedakan ukuran buah mangga saat dipilih. Lantas membandingkan buah mangga dengan jenis buah lain, apel misalnya. Bandingkan ukuran kedua jenis buah itu.

Hal ini membantu Ananda bekerja membangun indera spasial dan keterampilan pengukurannya.

Asyik kan Bunda?… Matematika tak harus sulit (orangtuaidaman.com)

Sumber: UNICEF



BELAJAR CARA BELAJAR


PSIKIS


error: Content is protected !!