MERAWAT BUAH DALAM POT: TANAMAN SEHAT BERBUAH LEBAT

ORANGTUA IDAMAN : Ingin tanaman buah berbuah lebat?  Rajun dirawat dengan cara yang benar.

Bagi kebanyakan penggemar, membeli tanaman buah adalah sesuatu yang mudah.  Tapi perawatan adalah soal yang sukar dilakukan.   Ketika tanaman buah kesayangan mogok berbuah sudah selayaknya Anda mengingat-ingat kembali perlakuan yang pernah diberikan kepada tanaman.  Pemupukan, penyiraman, dan pengendalian hama penyakit adalah tiga hal penting yang tidak boleh dilupakan.

Media selalu subur
Tanaman buah dalam pot butuh persediaan makanan yang lebih banyak bila dibanding dengan tanaman buah yang ditanam langsung di tanah.  Sebab akar tanaman buah dalam pot tidak bisa mencari bahan makanan secara bebas. 

Umumnya media tanam dalam pot diramu sehingga memiliki kadar bahan organik yang lebih banyak katibang tanah.  Ada banyak jenis pupuk kandang yang bisa dipilih.  Jamal dari Malwinjaya Hortikultura menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing dan sapi.  Pupuk tersebut dicampur dengan tanah merah dan sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.  Metode lain dilakukan oleh Sujatmiko pengusaha tanaman buah asal Pasar Minggu Jakarta.  Ia menggunakan campuran pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing dan kotoran ayam.  Pupuk tersebut dicampur dengan sekam dan tanah.  Perbandingannya 2 : 1 : 1. 

Pemupukan dilakukan ke dua dialakuakan 4 bulan setelah tanam.  Selang 6 bulan kemudian pemupukan kembali dilakukan.  Caranya gampang, galilah tanah dalam pot di sekitar tanaman sedalam 30 – 40 cm.  Buang tanah hasil galian, lalu ganti dengan pupuk kandang. 

Cukup Sinar Matahari
Tiap tanaman butuh cara pemangkasan yang berlainan.  Biar berbuah lebat, tanaman jeruk harus rajin dipangkas pucuknya.  Sedangkan tanaman jambu air, daunnya yang menguning tidak boleh dipangkas.  Jadi daun tua tersebut harus dibiarkan sampai rontok sendiri.  Menurut pengalaman Koko, dari Metro Hortikultura Jakarta, daun jambu tersebut jika dipangkas bisa menyebabkan tanaman jadi terlambat berbuah.  Sebab, pada bekas daun tadi akan muncul tunas daun baru.  Pertumbuhan cabang baru yang terlalu banyak bisa menghambat pertumbuhan buah.

Lain lagi dengan tanaman mangga, cara pemangkasannya tidak serewel tanaman jeruk dan jambu.  Mangga akan berbuah lebat jika daun-daun yang tidak mendapat sinar matahari digunduli.  Ranting atau cabang yang berada di dalam tajuk harus terkena sinar matahari. 

Ada kalanya tanaman buah yang ditanam tidak mau berbuah lantaran penempatannya tidak tepat.  Ia tidak mau berbuah lantaran kurang mendapatkan sinar matahari.  Tanaman buah jeruk dan jambu air tiap harinya sinar matahari sekitar 4 jam.  Cahaya matahari pada pukul 10 pagi – 2 siang memiliki kualitas yang baik. Sedangkan tanaman mangga butuh penyinaran yang penuh.  Artinya ia harus terkena sinar matahari dari pagi hingga sore.  Tabulampot seharusnya diletakkan pada tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Selain itu Pot harus dialasi dengan batu bata atau diletakkan di lantai semen.  Sebab kalau tidak pot menjadi mudah lapuk atau berkarat.  Selain itu berbagai hama akar menjadi mudah masuk ke dalam pot.  Semisal cacing. 

Cara penyiraman harus diperhatikan.  Tiap jenis tanaman butuh jumlah air beda.  Menurut Jamal, kebutuhan air bisa dilihat dari jenis akar.  Tanaman yang akarnya banyak mengandung air butuh air lebih sedikit.  Misalnya : Pohon nangka.  Sedangkan tanaman yang akarnya mengandung sedikit air, butuh disiram lebih banyak.  Contohnya mangga, jambu dan jeruk. 

Gangguan hama dan penyakit sering menyebabkan tanaman jadi mogok berbuah.  Hama yang sering menyerang yaitu kutu kebul, semut dan jamur jelaga.  Cairan manis yang dikeluarkan oleh semut dan kutu kebul bisa mengundang kedatangan jamur jelaga.  Kerak berwarna hitam ini akan menghambat proses fotosintesa yang dilakukan tanaman.  Jika dibiarkan, pertumbuhan tanaman akan terhambat dan buahpun jadi sedikit.  Kedatangan hama-hama tersebut bisa dicegah dengan jalan penyemprotan.  Setiap dua minggu sekali tanaman harus disemprot dengan pestisida.

Nah,  Semakin rajin perawatannya maka, tanaman akan kian rajin berbuah (orangtuaidaman.com).

Ukuran Pot
1.      Tinggi tanaman 50 – 60 cm butuh pot berdiameter 35 cm
2.      Tinggi tanaman 60 – 100 cm pot berdiameter 60 cm
3.      Tinggi tanaman 100 cm ke atas diameter pot 80 cm.



KEBUN DAN TAMAN KELUARGA


ANEKA SATWA KELANGENAN


YUK MELESTARIKAN!


error: Content is protected !!