IKAN KOKI BERENANG BERBALIK: SUKAR DITEBAK, SULIT DISEMBUHKAN

FAUNA IKAN – Serangan  penyakit ini tak bisa diduga.  Walau ikan koki Anda masih nampak normal, bisa saja beberapa jam kemudian dia jungkir-balik di dalam akuarium.

Penyakit ini bersifat internal.  Artinya menyerang bagian organ dalam ikan.  Ada banyak faktor penyebab ikan koki jadi berenang terbalik.  Di antaranya yaitu infeksi bakteri, faktor keturunan, cara pemberian pakan yang tidak benar dan kualitas air. 

Pakan Dan Air Tidak Higienis
Menurut Geraldy pemilik toko akuarium di Kelapa Gading, Jakarta, pakan alami semisal cacing sering mengandung bibit penyakit.  Mahluk penyebab sakit perut ikan tersebut yaitu bakteri Salmonella sp.  Menu seperti itu bisa mengakibatkan ikan menderita gangguan pencernaan.  Ikan yang tertular biasanya mengalami kesulitan membuang kotoran.    Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menyerang organ gelembung udara yang terletak di dalam perut ikan.  “Pakan Impor maupun lokal sama saja.  Semua bisa menularkan penyakit ini,” jelas pria yang akrab dipanggil Aldy tersebut.

Kondisi air yang buruk juga bisa memacu penyakit ini.  Bakteri Sallmonella sp menyukai air yang bersifat asam alias ber pH rendah.  Sistem filtrasi akuarium yang buruk bisa menyebabkan pH air jadi melorot.  Sebab kotoran ikan dan sisa pakan yang membusuk adalah biang Nitrat dan nitrit yang bisa menurunkan pH air.

Keterangan lain diungkapkan oleh Henry Supardi, penangkar ikan koki asal Jakarta.  Pengalamannya membuktikan bahwa air yang terlalu banyak mengandung oksigen berbahaya bagi koki muda.  Sebab gas tersebut bisa mengakibatkan ikan jadi kembung.  Apalagi jika ikan kurang mendapat pakan.  “Oksigen yang sudah diserap oleh ikan seharusnya langsung digunakan untuk membakar sari makanan,” terang henry. 

Jatah pakan buat ikan dewasa diberikan sebanyak 2 kali dalam sehari.  Sedangkan untuk keperluan pembesaran ikan kecil, pakan disuguhkan sebanyak 5 kali sehari.  Berikan pakan sedikit demi-sedikit.  Hentikan ketika ikan sudah tidak bernafsu lagi.

Pengalaman lain diungkapkan oleh Abas, pemilik kios ikan di pasar ikan sumenep Jakarta.  Ia menganjurkan agar pakan tidak diberikan secara berlebihan.  Sebab hal tersebut juga bisa mengakibatkan ikan jadi berenang terbalik.  Pakan dalam perut yang terlalu banyak akan menyebabkan gelembung udara ikan jadi pecah. 

Ikan yang sudah menderita umumnya tidak bisa disembuhkan.  Soalnya gelembung udara dalam perut ikan yang pecah tidak bisa disembuhkan lagi.  Paling-paling kita hanya bisa merawatnya sapaya berumur lebih panjang.  Ikan seperti ini harus dirawat dalam akuarium yang terpisah.  Airnya tidak boleh terlalu banyak.  Hal ini bertujuan agar ikan tidak kesulitan saak hendak mengambil pakan yang berada di dasar akuarium.  Jika ikan ini dipelihara bareng dengan ikan lain maka, ia akan selalu kalah saat berebut pakan.

Faktor Keturunan
Cara berenang yang tidak benar pada ikan koki juga bisa disebabkan oleh faktor genetis.  Biasanya penyakit ini menyerang ikan yang memiliki ekor terlalu kecil dan bentuknya terlalu mebuka.  Menurut Aldy, tosa adalah jenis koki yang sering mengidap penyakit ini.  Walau demikian bukan berarti jenis koki lain tidak bisa terkena.

Umumnya ikan yang menderita kelainan berenang sudah nampak saat masih kecil.  Ia sering mengapung dengan posisi kepala menjungkir ke bawah.  Saat berenang gerakannya spiral mirip jentik-jentik nyamuk. 

Nah, makanya jangan beli pakan ikan sembarangan! (orangtuaidaman.com)

Tips Cegah Infeksi Bakteri Salmonella

1.      Hindari membeli pakan alami hasil tangkapan dari alam.  Belilah pakan alami hasil budidaya dengan merk yang terpercaya.

2.      Air yang akan digunakan untuk memelihara harus dibiarkan dulu di bawah sinar matahari selama sehari.  Setelah itu air harus diaerasi selama semalam.

3.      Jangan memasukkan air bekas yang dipergunakan membawa ikan.


ANEKA SATWA RUMAHAN


TAMAN & KEBUN KELUARGA


error: Content is protected !!