ANEMON: FAUNA YANG KERAP DISANGKA FLORA

ORANGTUA IDAMAN – Fauna ini tak bisa berjalan layaknya binatang lain. Agar mendaptkan makanan, anemon menggunakan tentakel yang mirip juntaian daun rumput.

Banyak orang mengangap anemon sebagai tanaman laut. Padahal sebenarnya mahluk ini sejatinya adalah hewan.  Di akuarium, anemon dapat menghadirkan kesan alami dan keindahan.  Anda tertarik memelihara? Pelajari dulu kebiasaan dan kebutuhan hidupnya.

Anemon merupakan salah satu jenis bunga karang. Mereka tinggal di daerah perairan laut sejuk dan terpapar cukup sinar matahari. Di habitat asalnya, beberapa jenis anemon bersimbiosis dengan ikan badut (Klon).

Kutu atau dan parasit yang menempel di kulit ikan klon menjadi santapan lezat bagi anemon.  Tapi ingat, kutu dan parasit bukan satu-satunya berkah bisa yang diperoleh.  Jika lagi mujur, anemon sering mendapat durian runtuh. Apa itu? pemangsa ikan badut yang nyasar bersiap-siap menjadi makan besar bagi anemone.

Ketika rejeki lagi sepi, anemon menggantungkan hidup dengan cara menangkap pankton-plankton. Jasad-jasd renik tersebut ditangkap dengan tentakelnya yang berbentuk mirip jari-jari yang selalu bergerak.

Ada banyak jenis anemon dengan bentuk dan warna beraneka ragam. Menurut Budi pemilik Wanda akuarium di bilangan Jl Sumenep Jakarta, berbagai anemon yang sering dipelihara yaitu anemon piring, anemon matahari, anemon putih, dan anemon pasir.

Anemon piring merupakan tempat tinggal vaforit bagi ikan badut. Bentuknya mirip piring dengan tentakel (alat tangkap) berwarna cokelat muda yang selalu bergoyang.  Jenis lain yang tak kalah indah yaitu anemun matahari. Tentakel yang dimiliki berwarna cokelat muda belang-belang putih. Permukaan tentakel tersebut kasar dan berbintil-bintil. Anemon matahari lebih suka tinggal di dasar perairan ketimbang menempel di karang.

Jenis berikutnya yaitu anemon putih.  Jenis ini juga sering menjadi tempat persembunyian yang nyaman bagi ikan badut. Alat tangkapnya berwarna putih kekuningan dan di ujungnya terdapat lubang mulut untuk mencerna pakan. 

Selain plankton, anemon putih juga gemar menyantap ikan yang sudah mati.  “Satu hal yang penting diketahui dari anemon putih yaitu, jika ia mati harus segera diangkat.  Sebab jika tidak ia akan mengeluarkan zat beracun yang bisa menyebabkan ikan jadi mati”, kata Budi.

Agar kadar garam dan pH (keasaman) tetap stabil, kita harus rajin melakukan cek.  Alat yang biasa dipakai yaitu pH meter dan salinometer.  Alat seperti itu banyak tersedia di toko akuarium. Trik lain untuk melakukan cek pH dan kadar garam yang lebih gampang dilakukan oleh H. Sebastian pemilik toko akuarium Yogyakarta. Ia melekukan cek pH an kadar garam berdasarkan volume air dalam akuarium. Menurutnya, volume air dalam akuarium dari hari ke hari cenderung berkurang sehingga kadar garam semakin tinggi.  Dalam keadaan tersebut pH cenderung semakin tinggi.

Untuk menormalkan kembali Sebastian melakukan penambahan air pada akuarium menggunakan air tawar. “Penambahan dilakukan sampai volumenya sama seperti semula.  Biasanya setelah akuarium diisi air, tinggi permukaan air harus dikasih tanda”, ungkap pria yang juga senang memelihara burung tersebut.

Biar tidak merana, anemon harus dapat jatah pakan yang cukup.  Sebagian besar pakan berasal dari plankton. Akuarium yang jarang diganti air tentu saja miskin plankton.  Oleh karena itu penggantian air harus dilakukan secara rutin.  Paling tidak air dalam akuarium diganti sebulan 2 kali sebanyak 1/3 volumenya.  Agar Anemon tidak kesulitan menangkap plankton, air dalam akuarium harus dibuat berarus.  Aerator dapat merupakan alat yang efektif untuk membantu pergerakan air dalam akuarium.

Anemon juga bisa diberi pakan buatan.  Berbagai merk pakan khusus buat anemon bisa dibeli dari toko perlengkapan akuarium air laut.  Pakan seperti itu umumnya diberikan dengan cara disemprotkan menggunakan alat semacam suntikan.

Jika semua kebuthan hidup tersebut terpenuhi, akuarium air laut pun akan semakin kinclong berkat beraneka warna anemon laut (oranttuaidaman.com)

Foto: Pexel

Ikan Sahabat Anemon

Bila akuarium ada terdapat anemon, maka sebaiknya ada jangan menambahkan ikan jenis Triger dan Kepe-kepe.  Soalnya kedua jenis ikan tersebut gemar menggigit dan merusak anemon yang anda pelihara.


ANEKA SATWA RUMAHAN


KEBUN & TAMAN KELUARGA


error: Content is protected !!