IKAN SCORPION: CANTIK-CANTIK BERBISA MEMATIKAN

ORANGTUA IDAMAN – Ikan scorpion (Pterois volitans) termasuk golongan  satwa  berbahaya.  Jika ingin memelihara, Anda harus paham betul seluk beluk ikan ini.

Sosok ikan scorpio yang unik  sering membuat hobiis jatuh cinta pada pandangan pertama.  Namun, di balik kemolekannya itu Anda harus berhati-hati.  Sebab, di dalam duri-durinya yang menyerupai bula ayam tersebut terseimpan racun berbahaya.

Penghuni Laut Tropis
Ikan scorpion banyak ditemui di lautan tropis.  Misalnya Indo-pasific, kepulauan Hawai hingga Australia, Afrika Selatan, dan laut merah.  Di laut, ikan scorpio adalaj penghuni kawasan perairan dangkal dan berkarang.  Mereka gemar bersembunyi di antara celah karang atau di gua. 

Ikan yang juga dijuluki lion fish ini termasuk binatang nocturnal.  Artinya ia aktif dan berkeliaran saat malam hari.  Umumnya ikan scorpion hidup berkelompok dan menempati suatu areal. 

Saat lapar, mereka berburu mangsa bersama-sama. Ikan ini gemar menyantap ikan-ikan kecil dan berbagai jenis udang.  Ikan scorpio punya kebiasaan makan unik.  Ia tak suka membuntuti calon mangsanya.  Korban diganyang dari arah depan.  Mulutnya membuka lebar, haaap…! mangsapun tersedot masuk mulut.

Extra Berhati-hati
Ikan scorpio termasuk satwa berbahaya.  Memelihara jenis binatang ini sama seperti memelihara ular, tarantula, dan kala jengking.  Binatang-binatang semacam itu banyak digemari oleh anak-anak muda yang menyukai tantangan dan sensasi.

Ikan scorpio dijual di pusat penjualan ikan air laut.  Bila dibanding dengan jenis ikan laut lain, harganya termasuk tinggi.  Ikan berukuran 20-30 cm dijual sekitar Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu. 

Memelihara ikan scorpio itu boleh-boleh saja.  Namun, Anda harus paham benar bagian-bagian tubuh dari ikan tersebut yang tidak boleh disentuh.  Ikan scorpio memiliki sirip berbisa berjumlah total 18 buah.  Sirip-sirip yang berbentuk seperti bulu ayam tersebut terletak di atas punggung (dorsal fin), di bagian perut dekat alat kelamin (anal fin) dan badan bagian samping (pectoral fin).

Jika kita tertusuk oleh sirip-sirip tersebut maka, rasa yang sangat pedih akan segera kita rasakan.  Jika tidak segera ditangani,  racun akan segera menyebar.  Akibatnya bagian yang tersengat akan membengkak.  Sengatan akan mengakibatkan persendian menjadi sulit digerakkan.  Akibat yang lebih jauh kita akan merasa mual, dan sesak nafas.  Efek racun akan dirasakan hingga 2 minggu lamanya.

Wati, pemilik Cahaya Aquarium di bilangan Menteng Jakarta menyarankan agar kita menggunakan bantuan alat untuk memegang ikan ini.  Semisal serokan. 

Di akuarium kita bisa memberi pakan ikan ini berupa udang rebon, ikan kecil, dan irisan daging ikan.  Menu yang disuguhkan sebaiknya berasal dari ikan laut.  Pemberian jenis ikan tawar bisa mengakibatkan ikan scorpio. mengalami ketidak seimbangan asam lemak dalam tubuhnya.  Pakan diberikan sekali dalam sehari. Yaitu di siang hari.

Jangan campur ikan ini dengan jenis ikan lain yang lebih kecil.  Sebab Si scorpio tidak segan-segan melahap ikan-ikan kecil tersebut.  Jenis ikan lain yang berukuran sama atau lebih besar bisa dipelihara bareng ikan scorpio.  Semisal kerapu. 

Nah, meskipun sudah mengenalnya, Anda dianjurkan tetap berhati-hati.   (orangtuaidaman.com).



SATWA KELANGENAN



KEBUN DAN TAMAN KELUARGA


error: Content is protected !!